Bantuan Kouta Untuk Membantu Perkuliahan Daring
Saat ini hampir seluruh Universitas di Indonesia menerapkan sistem perkuliahan daring (dalam jaringan) demi mencegah penyebaran virus Corona.
Begitu juga dengan Unimed, penerapan sistem daring sudah berlangsung selama hampir 3 minggu. Mungkin memang daring sangat berpengaruh saat ini untuk memutus rantai penularan virus Corona. Akan tetapi setiap hal pasti ada pro dan kontranya.
Salah satunya masalah kuota internet para mahasiswa yang terkuras banyak selama daring ini berlangsung.
Tidak jarang banyak mahasiswa yang komplain dengan penerapan ini, karena rata-rata uang saku mereka dihabiskan untuk membeli kuota. Tidak sedikit juga mahasiswa yang menyampaikan aspirasi mereka kepada Unimed mengenai hal ini.
Tetapi Unimed sepertinya paham dan mengerti dengan kondisi ini. Unimed menampung aspirasi para mahasiswa tersebut. Untuk mendukung sistem perkuliahan daring, Unimed memberikan bantuan dana kepada para mahasiswa yang masih aktif sebesar Rp. 50.000 untuk keperluan pembelian paket internet/pulsa.
Diharapkan dengan adanya bantuan dana tersebut tidak ada lagi alasan “kehabisan kuota” bagi para mahasiswa Unimed ketika mengikuti perkuliahan daring.

Menurut saya itu masih 50k itu masih kurang efektif, dikarenakan dosen byk yg daring tdk menenal waktu, tdk sesui jadwal yg sudah ditetapkan dan pun tugas di perbanyak dmana itu tdk memadai internetan atau pulsa 50k dgn Legian daring yg hampir serupa hari lain lagi tugas.
Terima kasih atas bantuan ini. Saya tinggal menambahkan 30rb lagi untuk kuota yang akan dipakai selama 1-2 Minggu nanti, semoga kasus Corona ini cepat selesai sehingga kuliah kembali ke model tatap muka seperti sebelumnya