Share

Sirkulasi Udara Buruk, Basement Auditorium Unimed Tuai Beragam Keluhan

Medan, Persma Kreatif – Basement Auditorium Unimed menjadi salah satu ruang yang menunjang aktivitas keseharian mahasiswa. Area ini dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan konsumsi hingga urusan akademik. Keberadaan kantin dan jasa fotokopi dengan harga terjangkau menjadikan basement Auditorium ramai dikunjungi hampir setiap hari.

Basement Auditorium juga cukup membantu mahasiswa. Harga makanan yang ditawarkan di kantin berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000, sehingga masih dapat dijangkau oleh sebagian besar mahasiswa.

 Salah seorang mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menilai makanan yang tersedia memiliki kualitas yang cukup baik.

“Rasanya cukup enak, harganya juga murah dan sebanding dengan porsi yang didapat, karena sudah dapat nasi, lauk, dan sayur,” Ujarnya.

Selain kantin, jasa fotokopi di basement Auditorium juga menjadi fasilitas yang sering dimanfaatkan mahasiswa, terutama untuk menunjang kebutuhan perkuliahan. Meski demikian, aktivitas tersebut terkadang mengalami kendala akibat keterbatasan jaringan internet di dalam area basement. Kondisi ini membuat proses pengiriman file menjadi kurang lancar.

“Jaringannya lelet banget di dalam, kadang harus keluar dulu buat bisa ngirim filenya,” keluh seorang mahasiswa.

Namun, tingginya intensitas aktivitas tersebut tidak dibarengi dengan kondisi ruang yang memadai. Area basement terbilang sempit, sehingga kerap menimbulkan kepadatan, khususnya pada jam-jam sibuk. Mahasiswa harus berdesakan, baik saat mengantre makanan maupun saat ingin fotokopi.

Persoalan lain yang tak kalah dikeluhkan adalah buruknya sirkulasi udara. Minimnya ventilasi membuat udara di dalam basement terasa pengap dan panas, terlebih ketika pengunjung membludak. Kondisi ini semakin terasa pada waktu makan siang, saat aktivitas di dalam ruangan mencapai puncaknya.

Selain faktor fasilitas, kondisi pengap juga dipengaruhi oleh aktivitas yang berlangsung di dalam basement. Proses memasak yang dilakukan oleh para penjual kantin menghasilkan uap panas dan aroma masakan yang terperangkap di dalam ruangan, sehingga membuat suhu terasa semakin meningkat. Ketika ventilasi dan aliran udara tidak memadai, uap tersebut cenderung menumpuk dan memperparah rasa sesak.

Basement Auditorium Unimed memiliki peran penting sebagai ruang penunjang aktivitas mahasiswa. Namun, agar pemanfaatannya dapat berjalan lebih optimal, diperlukan perhatian lebih terhadap penataan ruang serta kesadaran pihak yang turut menggunakan area tersebut.

Letaknya yang strategis, basement Auditorium Unimed diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pembenahan sirkulasi udara, pengaturan ruang yang lebih tertib, serta peningkatan kualitas jaringan internet. Di saat yang sama, pengguna ruang juga diharapkan turut menjaga kenyamanan bersama dengan mematuhi aturan dan menjaga lingkungan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas mahasiswa secara lebih maksimal dan berkelanjutan.

You may also like