Share

Peringati Hari Bumi, UK-Mapala Unimed Tanamkan Edukasi Kepedulian Lingkungan kepada Mahasiswa

Peringati Hari Bumi, UK-Mapala Unimed Tanamkan Edukasi Kepedulian Lingkungan kepada Mahasiswa

Medan, Persma Kreatif – Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (UK-Mapala) Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Seminar Hari Bumi dengan mengusung tema “Kilas Balik Bencana Sumatera Utara” pada Kamis (30/4/2026) pukul 13.00 WIB. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Ketua panitia, Yovika Dwi Amara (Bung Imoy), mahasiswa Jurusan Fisika, angkatan 2024, menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih untuk mengingat kembali berbagai bencana di Sumatera Utara, khususnya di Tapanuli Tengah, yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.

 “Kami ingin mengajak mahasiswa lebih peduli terhadap lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Seminar ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya UK-Mapala Unimed, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan (DLHK), Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Informatiom Centre (YOSL-OIC), dan Geopark Kaldera Toba, serta terbuka untuk mahasiswa maupun masyarakat umum.

 Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, yaitu Dr. H. Azizul Kholis, S.E., M.Si., M.Pd., CMA., CSRS (akademisi), Alharis Ruhidi, P., M.Si (BBKSDA), Afdoli, AP., M.Si (BPBD), Melvi Juliwaty Sinaga, S.Hut., M.Si (DLHK), serta Nur Hasanah Tambak (YOSL-OIC).

Dalam seminar, peserta memperoleh edukasi mengenai penanggulangan bencana, seperti prosedur evakuasi, kesiapan logistik, koordinasi saat darurat, serta tanda awal banjir. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada jenis-jenis hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi, beserta fungsi dan penanggung jawabnya, serta pentingnya menjaga hutan sebagai habitat satwa, termasuk orangutan.

Edukasi juga menekankan peran mahasiswa dalam pelestarian lingkungan, baik melalui tindakan sederhana maupun keterlibatan dalam kegiatan nyata. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait penyebab bencana, dampaknya terhadap lingkungan dan satwa, serta upaya penanggulangan yang dapat dilakukan.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap mahasiswa semakin sadar dan aktif berkontribusi dalam menjaga lingkungan.

You may also like