Pembekalan dan Pelepasan 10.000 Mahasiswa Relawan Bencana Sumatra, Siap Hadirkan Solusi yang Inovatif
Medan, Persma Kreatif — Program Mahasiswa Berdampak dalam Pemulihan Bencana di Sumatera Tahun 2026 resmi diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) di bawah Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Auditorium, Universitas Negeri Medan (Unimed) pada Rabu, (28/01/2026).
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara. Dalam program tersebut, Unimed berhasil meraih pendanaan sebesar Rp750 juta melalui 7 proposal yang lolos pendanaan. Program ini melibatkan mahasiswa dari 18 perguruan tinggi di Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya pemulihan daerah terdampak bencana.
Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D, menyampaikan bahwa secara nasional program ini didukung oleh anggaran sekitar Rp22,1 miliar, dengan 203 proposal yang dinyatakan lolos dan melibatkan lebih dari 10.000 mahasiswa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung serta menjalin komunikasi yang baik di lapangan.
Menurutnya, mahasiswa akan memperoleh banyak pembelajaran berharga dari pengalaman langsung di masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di daerah terdampak bencana. Ia menyatakan bahwa pihaknya tidak akan berhenti mendampingi masyarakat dan akan tetap fokus pada upaya pembangunan serta pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.
“Mahasiswa memiliki peran yang strategis sebagai garda terdepan dalam proses pemulihan bencana. Mahasiswa tidak hanya berkontribusi secara fisik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi, inovasi, dan kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Fidela Marwa Huwaida, Tenaga Ahli Menteri Pendidikan.
Program Mahasiswa Berdampak diharapkan menjadi wadah penguatan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana.
