Share

Gemabara Gelar Diskusi Bersama, Bahas Isu Perempuan

Medan, Persma Kreatif — Gemabara, komunitas yang bergerak di isu kesehatan mental dan hidup berkesadaran, menggelar diskusi bersama bertajuk “Kala Perempuan Berhenti Sejenak: Menata Peran dan Menemukan Diri” di Perantara Coffee, Medan, Sabtu (31/1/2026).

Diskusi ini mengangkat tema besar “Perempuan Juga Manusia” sebagai ruang refleksi atas realitas yang dihadapi perempuan dalam berbagai peran dan lingkup kehidupan. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari beragam latar belakang dan berlangsung secara interaktif.

Gemabara menghadirkan empat pemantik diskusi dengan perspektif yang berbeda. Chairunnisa Nasution, jurnalis pers mahasiswa, membahas kondisi perempuan dan realita di lapangan. Ranti Raisani, S.Psi., lulusan psikologi, menyoroti isu perempuan dari sudut pandang psikologis. Ananda A. Hasibuan, aktivis lingkungan dari Tempat Kita Peduli dan Recylogood, membagikan pengalaman advokasi lingkungan yang bersinggungan dengan peran perempuan. Sementara itu, Theresia E. Siahaan, seorang solo hiker, mengangkat pengalaman perempuan dalam menantang batas diri dan ruang aman.

Diskusi berlangsung dinamis karena perbedaan latar belakang dan pengalaman para pemantik, sehingga membuka sudut pandang baru bagi peserta dalam memahami isu perempuan secara lebih luas dan kontekstual.

Salah satu pemantik, Chairunnisa Nasution, menekankan pentingnya perempuan untuk tidak takut mengakui dan memvalidasi emosi yang dirasakan. Menurutnya, berhenti sejenak bukanlah bentuk kegagalan, melainkan wujud kepedulian terhadap diri sendiri.

Melalui diskusi ini, Gemabara berharap ruang-ruang aman untuk perempuan dapat terus tumbuh, sehingga perempuan memiliki kesempatan untuk berhenti sejenak, menata peran, dan menemukan kembali dirinya tanpa rasa takut maupun stigma.

You may also like