Share

Mahasiswa Seni Unimed Alami Lakalantas, Keluarga Galang Donasi untuk Operasi

Medan, Persma Kreatif— Rizki Silitonga Content Creator Seni sekaligus mahasiswa jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Medan (Unimed) mengalami lakalantas pada Kamis (5/2/2026).

Lakalantas terjadi sekitar pukul 10.00–11.00 WIB di tikungan simpang Aksara, Jalan H.M Yamin, berdekatan dengan Irian Supermarket, Medan.

Rizki Silitonga merupakan seorang Content Creator seni populer. Dalam kontennya, ia selalu berhasil memadukan seni lukis dengan fashion hingga dijuluki sebagai seniman muda.

Kejadian bermula saat Rizki bersama Abdul Aziz selaku manajernya hendak menuju kawasan Pancing untuk mengantar laundry sekaligus mencari sarapan. Sepeda motor yang dikendarai Aziz berada di jalur kanan, sementara sebuah truk berada di jalur kiri. Namun secara tiba-tiba truk tersebut berbelok ke kanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan terjadi di bagian depan kanan truk.

“Semuanya terjadi sangat cepat. Saya tidak sempat memastikan apakah truk itu menyalakan lampu sen atau tidak. Tiba-tiba langsung terjadi benturan.” Aziz memperjelas.

Akibat kecelakaan itu, Rizki mengalami luka robek di bagian bibir hingga harus mendapat jahitan. Sementara manajernya sempat tidak sadarkan diri dan mengalami luka-luka serta sesak di bagian dada. Keduanya sempat dibawa ke klinik terdekat untuk penanganan awal.

Namun pada Jumat pagi, kondisi Rizki memburuk. Ia mengeluhkan sakit kepala hebat yang tidak kunjung membaik, disertai mual dan muntah. Melihat kondisi tersebut, Aziz segera membawanya ke puskesmas untuk memperoleh surat rujukan agar dapat menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

Pada Sabtu, Rizki menjalani pemeriksaan CT scan di RS Mitra Medika Amplas. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pendarahan di bagian belakang kepala serta pembekuan darah di bagian depan kepala. Dokter pun menganjurkan tindakan operasi sesegera mungkin. Karena keterbatasan fasilitas, pihak rumah sakit kemudian merujuk Rizki ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas bedah saraf yang lebih lengkap.

“Saat mengetahui ada pendarahan dan pembekuan darah di kepala, kami benar-benar terkejut. Sekarang fokus kami tertuju pada pemulihan Rizki,” ujar Aziz.

Saat ini, Rizki masih menjalani perawatan intensif dan pengawasan dokter. Selain pemulihan luka robek di bibir, ia juga menjalani pengobatan untuk mengatasi pendarahan dan pembekuan darah di bagian kepala.

Proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup lama, dan ke depan Rizki tidak diperbolehkan mengalami kelelahan berlebihan, stres, maupun aktivitas berat.

Selama masa perawatan, Rizki didampingi oleh manajer, ibu, abang, kakak, dan teman-teman terdekat. Dukungan dan doa juga terus mengalir dari mahasiswa dan berbagai pihak di lingkungan kampus.

Untuk membantu kebutuhan biaya operasi dan perawatan pascaoperasi, pihak keluarga bersama manajer telah membuka penggalangan donasi.

Donasi disalurkan hanya melalui:
763061441000
CIMB NIAGA Syariah
A/N Aulia Abdul Aziz Aris

“Kami berharap doa dan dukungan dari teman-teman mahasiswa Unimed dan masyarakat luas agar Rizki bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa,” tutup Aziz.

You may also like