Kreativitas Mahasiswa KKN Unimed, Ubah Sampah Jadi Ecobrick
Medan, Persma Kreatif — Sungai Bahbolon di Desa Bartong, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai mempunyai destinasi wisata arung jeram yang menantang sekaligus memikat wisatawan. Arus deras dan bebatuan besar di sungai jadi primadona bagi para pecinta olahraga air. Namun, di balik keindahan itu terdapat persoalan lingkungan yang kerap menganggu. Sampah plastik berserakan di area wisata. bonus veren siteler
Melihat kondisi tersebut, kepedulian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unimed yang sedang mengabdi di Desa Bartong, mencoba mencari peluang untuk menciptakan karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mahasiswa KKN Unimed memperkenalkan metode ecobrick sebagai solusi sederhana tapi juga berdampak. Caranya ialah botol plastik bekas diisi padat dengan sampah plastik bersih seperti kemasan makanan ringan, kantong plastik, atau bungkus minuman. Botol yang sudah terisi penuh menjadi keras dan kokoh, sehingga bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan berbagai benda mulai dari kursi, meja, dinding, hingga karya instalasi seni.
“Metode ecobrick ini tidak hanya mengurangi jumlah sampah plastik, tetapi juga menciptakan sesuatu yang bernilai guna,” ujar salah seorang mahasiswa KKN Unimed.
Dari Ide Menjadi Aksi Nyata
Dalam pembangunan spot foto ecobrick di Desa Bartong pastinya tidak berlangsung instan. Mahasiswa KKN Unimed terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada warga mengenai konsep ecobrik. Setelah itu, menjelaskan manfaat sekaligus memperkenalkan contoh hasil karya dari ecobrick yang telah dibuat dari berbagai daerah.
Tanggapan dari warga Desa Bartong cukup positif. Beberapa ibu rumah tangga mulau mengumpulkan botol bekas di rumah, lalu mengisinya dengan sampah plastik kecil. Anak muda Desa Bartong pun ikut memhantu debgan mengumpulkan plastik dari sekitar sungai. Dalam waktu beberapa minggu, ratusan botol ecobrick sudah siap untuk disusun menjadi spot foto menarik.
Proses penyusunan pun dilakukan secara gotong royong bersama warga Desa Bartong. Mahasiswa KKN Unimed bertugas merancang desain spot foto dan pemuda desa membantu pengerjaan teknis seperti pembuatan kerangka besi ecobrik yang nanti akan dibentuk pola artistik yang memberikan efek visual yang menarik.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan. Selain bermanfaat untuk lingkungan, spot foto juga membuat Desa Bartong semakin indah dan dikenal banyak orang,” ungkap salah seorang pemuda desa.
Wajah Baru Wisata Sungai Bahbolon
Sekarang spot foto ecobrick berdiri di samping taman jalan menuju Sungai Bahbolon, yang berdekatan dengan lokasi area parkir dan resto. Kehadiran spot foto ecobrick tersebut menambah daya tarik wisatawan yang sebelumnya hanya berfokus pada olahraga arung jeram.
Wisatawan yang datang kini bisa berhenti sejenak untuk berfoto di depan spot foto ecobrick warna-warni, lalu menggugahnya ke media sosial. Hasilnya, wisata Desa Bartong akan semakin dikenal.
“Kreativitas mahasiswa KKN Unimed memberikan nilai tambah bagi Desa Bartong. Kami berharap ke depannya bisa menambah lagi spot-spot ecobrick di area wisata,” ujar Kepala Desa Bartong.
Dampak Sosial dan Lingkungan
Selain meningkatkan daya tarik wisata, proyek ecobrick membawa dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat Desa Bartong. Pertama, kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Sampah plastik kini tidak lagi dianggap remeh, melainkan dilihat sebagai bahan baku yang bisa dimanfaatkan.
Kedua, kegiatan ini memupuk semangat gotong royong. Mahasiswa dan masyarakat bekerja bersama, saling mendukung, dan belajar dari satu sama lain. Semangat kolaborasi ini membuat hubungan antara mahasiswa KKN dengan warga menjadi semakin erat.
Ketiga, terbuka peluang ekonomi kreatif. Ecobrick yang dihasilkan tidak hanya digunakan untuk spot foto, tetapi juga berpotensi diolah menjadi kursi, meja, atau bangunan sederhana yang bisa dijual. Jika dikelola dengan baik, ecobrik bisa menjadi produk unggulan desa yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.
Terciptanya karya ini, mahasiswa KKN Unimed berharap bahwa hal ini tidak berhenti setelah masa pengabdian berakhir. Akan lebih baik jika masyarakat terus mengemhangkan ecobrick sebagai bagian dari gerakan menjaga lingkungan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Unimed di Desa Bartong membuktikan bahwa inovasi sederhana bisa memberikan dampak besar. Dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi ecobrick, mahasiswa berhasil menghadirkan karya kreatif berupa spot foto yang tidak hanya memperindah kawasan wisata arung jeram Sungai Bahbolon, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
