Share

Banjir Parah di Medan dan Deli Serdang Saat Pilkada 2024, Warga Mengeluh Tak Ada Bantuan Evakuasi

Medan, Persma Kreatif – Rabu (27/11), Hujan deras yang berkepanjangan menyebabkan banjir parah di Kota Medan dan Deli Serdang pada hari pelaksanaan Pilkada 2024. Sejak pukul 03.00 WIB banyak pemukiman warga yang sudah terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi, bahkan mencapai atap rumah warga di beberapa wilayah.

Mengutip dari postingan instagram resmi @infobmkgsumut, Kota Medan dan Deli Serdang masuk ke dalam kategori wilayah peringatan dini yang ditandai dengan intensitas hujan yang tinggi disertai kilat, petir, dan angin kencang. Selain hujan deras, faktor lain seperti sistem drainase yang buruk dan meluapnya sungai juga menjadi penyebab banjir.

Di Kota Medan terdapat beberapa wilayah yang terkena banjir seperti Klambir 5, Titi Kuning, Perumahan De Flamboyan dan beberapa lokasi lain. Sedangkan di Deli Serdang salah satu lokasi yang berdampak sangat parah yaitu Villa Patumbak Permai, Jl. Pelajar Marindal Satu Kec. Deli Serdang.

Lusi Marbun salah satu warga di Villa Patumbak Permai mengaku telah terjebak sejak pukul 02.00 WIB dan saat ini rumah lantai 2 nya sudah dipenuhi kurang lebih 200 orang yang terdiri dari bayi, anak-anak, orang tua, dan lansia. Ia juga telah menghubungi pihak Basarnas, namun sampai saat ini tidak ada tanda-tanda dari Basarnas untuk melakukan evakuasi.

“Kami masih terjebak di lantai 2 rumah, ada kurang lebih 200 orang terjebak disini. Rumah lantai 2 sudah overload karna dipenuhi anak-anak dan orang tua. Kami sudah berusaha menghubungi Basarnas namun belum ada respon,” tulis nya pada salah satu postingan cerita di laman instagram pribadinya @lusimarbun.

Banjir yang melanda saat hari pencoblosan Pilkada telah memicu beragam reaksi di media sosial. Beberapa warganet mengaitkannya dengan fenomena alam sebagai pertanda, sementara yang lain melihatnya sebagai sebuah metafora.

You may also like