Bangkitkan Semangat Ubah Mindset, Seminar Beasiswa CC UKMKP Jadi Titik Awal Perubahan
Medan, Persma Kreatif — Campus Concern (CC) Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Protestan (UKMKP) Universitas Negeri Medan ( Unimed ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa dengan menggelar Seminar Beasiswa bertajuk “Unlock Your Future: Tips, Trik & Mindset Pejuang Beasiswa”, pada Jumat (23/05/2025).
Bertempat di ruang gedung VIP serbaguna Unimed, kegiatan ini menjadi magnet tersendiri bagi mahasiswa lintas jurusan yang memiliki ketertarikan dan semangat untuk menggapai peluang pendidikan melalui jalur beasiswa. Seminar ini tidak hanya sekadar berbagi informasi, namun menjadi ruang pembelajaran yang inspiratif dan menggugah semangat peserta untuk berani bermimpi dan mewujudkannya.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua UKMKP yang secara simbolis meresmikan pembukaan seminar. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua CC dan Ketua Panitia. Dalam pernyataannya Ketua Panitia menekankan harapan besar terhadap kegiatan ini sebagai ruang aman untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, serta menumbuhkan keberanian untuk mencoba meskipun harus berhadapan dengan risiko kegagalan.
“Saya sangat berharap melalui Seminar Beasiswa ini, kita semua dapat belajar untuk tidak takut mencoba. Gagal bukan akhir segalanya, tapi justru awal dari proses belajar yang sesungguhnya,” ujar Ketua Panitia dengan penuh semangat.
Menambah kekayaan wawasan para peserta, seminar ini menghadirkan tiga pembicara inspiratif yang telah menorehkan prestasi melalui berbagai jalur beasiswa, yakni:
1. Ronaldi Simanjuntak (Leader VDMI Unimed)
2. Alfira Isya Nabila (Ketua Umum KSE Unimed)
3. Tasya Gabriella Sianturi (Divisi Pendidikan dan Kebudayaan)
Ketiganya secara lugas membagikan kisah perjuangan mereka—dari proses pendaftaran, tantangan yang dihadapi, hingga bagaimana membentuk mental dan pola pikir sebagai seorang pejuang beasiswa. Dalam pemaparannya, mereka kompak menekankan pentingnya untuk membuang rasa takut gagal, dan mulai menanamkan keberanian dalam mencoba.
“Berjuang saja dulu, urusan menang atau kalah itu belakangan yang penting siap mental dan terus belajar,” ujar salah satu pemateri.
Sesi tanya jawab menjadi salah satu momen paling dinanti, di mana para peserta menunjukkan antusiasme luar biasa. Beragam pertanyaan kritis dan reflektif dilontarkan, mulai dari teknis pendaftaran hingga strategi menjaga motivasi saat proses seleksi berlangsung.
Seminar ini menjadi bukti bahwa ketika ruang diskusi dibuka, semangat untuk berkembang pun menyala. Melalui kegiatan ini, CC UKMKP berharap mahasiswa dapat membentuk keberanian baru untuk melangkah keluar dari zona nyaman, dan membuka masa depan melalui jalur beasiswa.
Dengan penuh inspirasi dan semangat, seminar ini tidak hanya meninggalkan kesan yang mendalam, tetapi juga menanam benih keyakinan bahwa setiap mahasiswa, tanpa terkecuali, memiliki peluang untuk meraih pendidikan terbaik—asal berani mencoba dan tak takut gagal.
Editor: Yosia
