Antisipasi Degradasi Pilkada Sumut, Kesbangpol Provinsi Sumut Kolaborasi dengan BEM SI Adakan FGD
Medan, Persma Kreatif – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatra Utara berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumbagut mengadakan Focus Grup Discussion (FGD) di Fave Hotel Medan, Sabtu (20/04/2024).
Acara dihadiri langsung oleh Kepala Bagian (Kaban) Kesbangpol Provinsi Ardan Noor. Beliau berharap kegiatan ini menjadi media penyalur informasi kepada masyarakat umum melalui mahasiswa mengenai hal-hal yang dapat mengakibatkan pilkada Sumut tahun ini mengalami degradasi.
“Mahasiswa harus kritis terlebih menjelang pilkada Sumut tahun ini, pentingnya kritis mahasiswa tentunya dapat mencegah adanya degradasi pilkada, mahasiswa jangan pernah mau menjadi alat kotor para petinggi yang akan memiliki hajatan menjadi calon-calon pada pilkada Sumut tahun ini,” ungkapnya.
Hari S,STP., M.Sc selaku ketua panitia penyelenggara mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.
“Alhamdulillah acara ini bisa berlangsung karena saran dari teman-teman BEM SI dikampus Medan ini untuk mencegah adanya degradasi menjelang pilkada Sumut tahun 2024, semoga dengan adanya acara ini masyarakat bisa lebih baik menyambut pilkada Sumut tahun 2024,” ucapnya.
Dosen antropologi unimed Dr Bakhrul Khair Amal, M.Si, menerangkan peran masyarakat dan akademisi dalam Pilkada.
“Kita sebagai masyarakat apalagi kalangan akademisi harus bisa benar-benar menyaring dan mencegah adanya degradasi keberagaman menjelang pemilu, banyak hal yang menjadikan pilkada semakin degradasi karena banyak faktor seperti ekonomi, sosial, budaya serta agama,” jelasnya.
Korwil BEM Sumbagut Ahmad Danil Lubis juga memberikan pencerahan terhadap mahasiswa terkait Pilkada dewasa ini.
“Mahasiswa sekarang harus berhati-hati dalam menyaring serta menyebarkan informasi apalagi mendekati masa-masa pilkada Sumut tahun ini, sebab mahasiswa sangat rentan menjadi bahan bagi petinggi-petinggi negara untuk menjadi alat penyebar hoax dan melakukan gerakan gerakan tanpa dasar yang kuat,” tegasnya.
Rizki Adha Simatupang, S.M selaku penggiat literasi menambahkan bahwasanya demokrasi sekarang perlu diperhatikan.
“Demokrasi kita saat ini sudah memperihatinkan, baik kalangan muda maupun tua menghalalkan segala cara untuk mensukseskan apa yang ingin dicapai, untuk itu perlunya kita membaca lebih banyak buku-buku politik ataupun media-media yang bermanfaat serta tidak semerta-merta menelan berita tersebut secara mentah-mentah tanpa mencari tau kebenarannya,” terangnya.
Acara ini dihadiri BEM seluruh Kota Medan seperti Unimed, USU, UMSU dan UINSU. Diskusi berjalan secara teratur dengan fokus tanya jawab untuk memecahkan masalah mengenai ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama.
Kru: Wahyu Pradika
#persmakreatif #persmahasiswa #bemseluruhIndonesia #FocusGrupDiscussion
