Aksi Demo Mahasiswa Sumut Berujung Ricuh, Massa Desak DPRD dengan 12 Tuntutan
Medan, Persma Kreatif — Mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa (26/08/2025).
Aksi ini dilatarbelakangi kekecewaan banyak orang terhadap kinerja DPRD yang dinilai kurang maksimal dan sarat kontroversi. Aksi dimulai pada pukul 15.30 WIB dan diikuti oleh mahasiswa, masyarakat umum, dan sejumlah pelajar SMK.
Aksi demo ini berawal dari gerakan BEM USU untuk mengajak banyak orang menyuarakan segala keresahan dan aturan yang sudah tidak sejalan dengan rakyat.
Dalam aksi yang dilakukan ini, massa menyuarakan selusin tuntutan. Di antaranya ialah penghapusan tunjangan mewah DPR, penyesuaian gaji DPR dengan UMK dan UMP, pengesahan RUU perampasan aset serta RUU antikorupsi, transparansi hasil audit BPK dan KPK, pengalihan anggaran DPR ke program pro-rakyat, revolusi partai politik, pengawalan RKUHAP, pengesahan RUU masyarakat adat, pembatalan UU TNI dan penolakan RUU Polri, pengusutan kasus korupsi di Sumut, serta evaluasi kepemimpinan Gubernur Sumut.
Suasana sempat memanas hingga berujung risuh, beberapa pendemo diseret aparat dan dibawa masuk ke dalam gedung DPRD Sumut. Tidak hanya itu, Polisi juga menyemprotkan water canon untuk membubarkan massa.
Salah satu pendemo mengungkapkan rasa kecewa atas sikap DPRD yang tidak kunjung memberikan respon positif. Banyak dari mereka kecewa terhadap naiknya tunjangan DPRD yang mencapai Rp 90.000.000, sementara kondisi ekonomi masyarakat masih sulit.
“Kami masih menunggu Pimpinan DPRD untuk menemui langsung, bukan hanya diwakilkan oleh anggota. Kami kesal karena tunjangan mereka naik hingga Rp 90.000.000, sedangkan kami masih kesulitan memenuhi kebutuhan pokok, bahkan untuk membeli susu anak juga susah,” ujar salah seorang demonstran.
Hingga saat ini, belum ada titik temu antara massa aksi dengan pihak DPRD Sumut. Tidak ada satu pun anggota DPRD Sumut yang keluar dari gedung dan menjumpai massa. Maka demikian, para demonstran belum mendapatkan jawaban atas keluhan-keluhan yang disuarakan.
