Share

Tradisi Pawai Obor dalam Menyambut Hari Besar Islam sebagai Bentuk Semangat Hijrah Nabi

Tradisi pawai obor merupakan tradisi atau budaya yang dijalankan umat Islam ketika menyambut Tahun Baru Hijriah. Saat ini pawai obor juga sudah menjadi bagian dari persiapan untuk menyambut hari-hari besar Islam, seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, Penyambutan 1 Muharam dan Bulan Ramadan. Dalam pandangan Islam, pawai obor ini merupakan wujud kegembiraan masyarakat yang melibatkan seluruh orang Islam ketika memperingati hari-hari besar Islam tersebut.

Tradisi pawai obor mulanya muncul ketika para sahabat Nabi Muhammad berdiskusi mengenai bulan pertama di tahun hijriah. Dari perundingan tersebut tercetuslah bulan Muharam sebagai bulan pembuka tahun Hijriah. Muharam memiliki arti “terlarang”. Maksudnya pada bulan tersebut haram untuk mengadakan perang. Untuk memperingati tahun baru Hijriah tersebut, masyarakat Indonesia mempunyai berbagai cara untuk menyambutnya. Salah satunya adalah pawai obor sebagai bentuk pengagungan syiar Allah.

Pawai obor diadakan sebagai bentuk dari syiar Islam dengan mengawali tahun baru Islam dengan mengagungkan nama Allah. Filosofi pawai obor merupakan bentuk semangat seperti ketika Nabi Muhammad Saw bersama kaum muslimin melakukan hijrah dari Kota Mekah ke Kota Madinah. Oleh karena itu, makna dari tahun baru Hijriah tidak hanya sekedar berganti tahun saja, tetapi mengandung nilai semangat Hijrah Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

Salah satu tradisi pawai obor yang dilakukan di Indonesia terdapat di Kabupaten Purwakarta dalam memperingati tahun baru Islam yang dijadikan momentum untuk memeriahkan hari besar umat Islam. Pada tahun 2022 kegiatan ini bertujuan untuk melakukan doa bersama agar Purwakarta menjadi kota yang lebih baik dan masyarakat Purwakarta dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya. Selain itu hasil penelitian Fathurrosi pada tahun 2020, menyatakan bahwa pelaksanaan tradisi pawai obor dalam perspektif komunikasi lintas budaya oleh masyarakat kota Pontianak merupakan tradisi atau budaya yang telah menjadi kebiasaan masyarakat Pontianak. Masyarakat Pontianak umumnya melakukan tradisi pawai obir ketika menjelang datangnya bulan Ramadan dan dilaksanakan secara turun-temurun. Pelaksanaan tradisi tersebut memiliki harapan bersama yaitu bisa melaksanakan kewajiban puasa Ramadan dengan hati yang ikhlas dan mendapatkan petunjuk serta pertolongan dari Allah SWT.

Dari beberapa penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pawai obor ini bertujuan untuk meningkatkan rasa syukur umat Islam atas nikmat yang diterima selama ini. Tradisi ini juga dapat dijadikan sarana dalam menjalin silaturahmi dengan berkeliling dan sambil mengucapkan takbir. Hal tersebut juga berguna untuk mengeratkan ikatan kebersamaan masyarakat. Oleh sebab itu, dari tradisi tersebut tercipta lingkungan yang beriman dan bertakwa serta hidup rukun dan damai antara yang satu dengan yang lainnya.

You may also like