25.1 C
New York

Berbagai Negara di Dunia Hadiri Konferensi Internasional yang Diadakan oleh FIP Unimed

Published:

Medan, Persma Kreatif — Dalam rangka menyemarakkan Hari Guru Nasional, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan menggelar konferensi internasional, Kamis (24/11). konferensi tersebut bertajuk “The 4th International Conference on Educational Science in The Industrial Revolution 4.0” dengan mengangkat tema: “Exploring Innovations, Opportunities, and Challenges for Sustainable Learning within Society 5.0.” Acara tersebut dilaksanakan melalui virtual zoom dan streaming Youtube.

Dalam laporannya, Try Wahyu Purnomo, M.Pd. selaku ketua panitia mengatakan, “The 4th ICONSEIR merupakan agenda rutin yang digelar oleh FIP Unimed setiap tahunnya. Tahun ini diikuti lebih dari 1000 peserta dan 55 presenter dari berbagai negara, antara lain Swedia, Inggris, Indonesia, Jerman, dan Malaysia. Narasumber yang diundang dalam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. (Universitas Negeri Medan, Indonesia), Prof. Dr. Dagmar Bergs-Winkles (The Alice Salomon University of Applied Science Berlin, Germany), Prof. Stefan Hrastinski (KTH Royal Institute of Technology, Sweden), and Dr. Angeline Mbogo Barrett (University of Bristol, United Kingdom).”

Konferensi internasional dibuka oleh Rektor Unimed, Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes. dan diikuti oleh Wakil Rektor Unimed, Dekan FIP Unimed Prof. Dr. Yusnadi, M.S. beserta Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Dosen FIP Unimed, serta seluruh peserta konferensi internasional. 

 “Pada era modern saat ini, perkembangan ilmu pengetahuan, informasi dan teknologi mempengaruhi aktivitas proses pendidikan yang sangat masif. Informasi dan pengetahuan baru menyebar dengan mudah dan aksesibel bagi siapa saja yang membutuhkannya. Pendidikan mengalami disrupsi yang sangat hebat sekali. Peran pendidik yang selama ini sebagai satu-satunya penyedia ilmu pengetahuan sedikit banyak telah bergeser,” ungkap Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes.

Ia juga menyampaikan bahwa di masa mendatang, peran dan kehadiran pendidik di ruang kelas akan semakin menantang dan membutuhkan kreativitas yang sangat tinggi. Perubahan dunia kini tengah memasuki era revolusi industri 4.0 dan era society 5.0, di mana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas (borderless) dengan penggunaan daya komputasi dan data yang tidak terbatas (unlimited), karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang masif sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin.

Selanjutnya, Dr. Syamsul Gultom, SKM., M.Kes. mengatakan dimensi kompetensi yang semestinya harus dimiliki seorang guru meliputi value, attitude, knowledge (Heartset, Mindset, Skillset dan Toolset), literasi bahasa, literasi data, literasi manusia, literasi teknologi dan literasi budaya, serta memiliki kemampuan dalam bidangnya masing-masing. Kondisi ini kemudian menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif, inovatif dan berdaya saing, serta memiliki karakter kepribadian yang jujur dan bertanggung jawab.

Admin

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles