Share

BEM-SI Sumut Gelar Diskusi Publik, Tuntut Pemerintah Tuntaskan Permasalahan Makar

Medan, Persma Kreatif — Persatuan Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumatera Utara menggelar diskusi publik untuk meninjau secara mendalam dugaan makar pasca kerusuhan Agustus 2025 di Nego Coffe pada Jumat (19/09/2025).

Diskusi publik yang diadakan ini dihadiri oleh BEM USU, Sema Unimed, HMJ PPKn Unimed, FOKRESI Unimed, Sema BPM FE Unimed, Persma Kreatif, BEM Murni Teguh, HMI FIB USU, BEM Polmed, dan Dema UINSU.

Dalam diskusi ini, membahas tentang kerusuhan Agustus 2025. Kerusuhan Agustus 2025 merupakan sebuah bentuk protes terhadap adanya tunjangan baru bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Namun, kerusuhan tersebut tidak hanya meninggalkan luka sosial, tetapi juga menimbulkan dugaan adanya praktik MAKAR (Manipulatif, Abusif, Kolusif, Represif) yang melanggar prinsip demokrasi.

Dalam diskusi publik BEM-SI Sumut mengkaji kembali konsep supremasi sipil dalan demokrasi, menegaskan kembali posisi rakyat sebagai pemegang kedaulatan, mendorong investigasi independen atas dugaan praktik MAKAR, dan merumuskan strategi memperkuat demokrasi ke depan.

“Aliansi BEM-SI Sumut menuntut pemerintah, Presiden Prabowo Subianto untuk segera membuat tim investigasi independen untuk menuntuaskan segala permasalahan makar yang ada di Indonesia,” ujar Istiqon Wafi, Koordinator BEM-SI Sumut.

Diskusi publik ini sangat penting dilakukan karena sebagai bentuk komunikasi, silahturahmi, sekaligus upaya membangun pikiran kritis antar mahasiswa sebagai agen perubahan bangsa.

You may also like