Share

Teater Monolog “Amir, dan Akhir Sebuah Syair” Pentaskan Sejarah Pahlawan Nasional

Medan, Persma Kreatif — Pementasan teater monolog berjudul “Amir, dan Akhir Sebuah Syair” yang berisikan kisah sejarah sukses dilaksanakan di Gedung Teater Taman Budaya Medan pada Minggu (24/08/2025).

Pementasan teater monolog “Amir, dan Akhir Sebuah Syair” dipilih karena bertepatan di bulan Agustus yang berkaitan erat dengan pahlawan. Cerita Amir Hamzah sebagai tokoh pahlawan nasional dari Sumatera Utara.

Peran yang dimainkan dalam monolog ini sekitar 5 peran, di antaranya tokoh Amir sebelum pecahnya revolusi sosial 1946, tokoh Iyang seorang Algojo yang mengeksekusi Amir sekaligus pelatih silat Amir, tiga tokoh laki-laki misterius dari kalangan pendukung revolusi, tokoh Kakek dan Orang Tua dari kalangan bangsawan yang masih hidup sebagai saksi sejatah, dan tokoh Amir pasca revolusi dan ditangkap.

“Teater monolog ini dipersiapkan selama tiga bulan dan pastinya terbuka untuk umum,” ujar Isty, selaku Pimpinan Panggung.

Menurut Isty, tantangan dalam teater monolog ini adalah bagaimana sebuah teks yang informatif yang dapat menggambarkan peristiwa Amir secara rinci. Naskah ini diusahakan tetap identik dengan lokalitas Melayu Langkat juga kebaruan Indonesia masa itu.

Cerita di dalam monolog ini adalah tentang perjuanhan Amir dalam memperjuangkan kebangsaan Indonesia ketika baru terbentuk dan perjuangannya terhadap bangsa Indonesia. Tidak hanya itu, pementasan ini juga mengisahkan kisah cinta Amir yang sirna dengan Ilik Sundari serta titahnya untuk pulang ke Langkat karena mengikuti perintah Sultan, tetapi malah maut yang menemuinya.

“Semoga penonton senang dan puas atas pementasan teater monolog Amir ini. Dari monolog ini, semoga penonton jadi tahu bahwa Sumatera Utara punya kualitas pahlawan yang luar biasa,” ujar Isty.

Dan melalui pementasan teater yang mengangkat sejarah pahlawan ini, di tahun berikutnya setiap bulan Agustus Medan Teater akan mengangkat dan fokus pada tema sejarah Indonesia khususnya Sumatera Utara. Karena, seni teater merupakan media yang asyik untuk menyampaikan kisah sejarah.

Penulis : Fira & Michelle

You may also like