Share

GELOMBANG KERISAUAN

GELOMBANG KERISAUAN
Karya: Winaldi Angger Pambudi

Lalu-lalang keberlangsungan, trwintr.com
Pengendara begitu tak menghiraukan peminta-minta.
Lampu merah kini tempat pencari nafkah
Untuk menghidupkan anak dan istri di gubuk bambu.

Keterlaluan,
Negara tak pernah dipungkiri dalam hal ajaran.
Manusia kini sudah tua akan luput lupa,
Menghidupkan yang membutuhkan.

Lampu kini menjadi terang akan 1 watt,
Tapi tak dengan isi hati yang tenggelam akan penderitaan.
Kau ini, jalang atau sempurna?
Kau lupa, di mana kau hidup?
Kau tahu, apa yang akan terjadi?
Ini Negara demokrasi, tapi tak ada sepatah kata yang menggubris
Mati rasa sudah, tanah enggan menguburkan.
Cacing pun juga tak sudi memakan bangkai penuh keserakahan.

Maaf,
Ini hanyalah untaian kata, bukan arti sesungguhnya
Tapi dengan kenyataan yang ada.

You may also like