Mengenal Mie Par-Par, Makanan asal Rantauparapat yang mirip dengan Mie Balap Medan
Medan, Persma Kreatif — Di kalangan masyarakat Sumatera Utara, Mie Par-Par dan Mie Balap sering kali dianggap sebagai hidangan yang serupa, namun ternyata kedua mie ini berasal dari dua daerah yang berbeda.
Kedua mie ini berbasis dari mie kuning goreng yang disajikan dengan telur dan bumbu yang kuat, sehingga tidak sedikit orang mengira bahwa keduanya hanyalah nama berbeda dari satu jenis hidangan.
Kemiripan visual inilah yang membuat dua kuliner dari daerah berbeda ini kerap disamakan. Dari tampilan sepintas di atas piring, Mie Par-Par dan Mie Balap memang terlihat hampir identik. Keduanya tampil sederhana, tanpa banyak hiasan, dan dijual di warung kaki lima dengan harga yang terjangkau.
Padahal, Mie Par-Par dan Mie Balap berasal dari wilayah yang berbeda. Mie Balap dikenal sebagai kuliner khas Kota Medan dan sekitarnya, sementara Mie Par-Par berasal dari Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.
Meski lahir dari ruang yang berbeda, kesamaan bentuk dan cara penyajian membuat batas di antara keduanya menjadi kabur di mata banyak orang.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah makanan tidak hanya dikenali dari asal-usulnya, tetapi juga dari tampilannya di hadapan publik. Dalam konteks kuliner rakyat, kemiripan visual sering kali lebih kuat daripada identitas daerah yang melekat di baliknya.
Bagi masyarakat, terutama mahasiswa dan perantau di Sumatera Utara, kemiripan antara Mie Par-Par dan Mie Balap menjadi contoh bagaimana satu jenis hidangan bisa hidup dengan nama dan daerah yang berbeda, namun tetap dikenali sebagai bagian dari budaya makanan yang sama.
