Mahasiswa Berprestasi, Cinta Bagikan Proses dan Pengalaman Selama Berada di Prancis
Medan, Persma Kreatif — Menjadi mahasiswa yang aktif dalam kegiatan akademik maupun non-akademik merupakan proses yang dijalani oleh banyak mahasiswa, termasuk Cinta, salah satu mahasiswa aktif Universitas Negeri Medan (Unimed) Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, yang lahir pada 19 Desember 2005.
Selama menempuh pendidikan di Unimed, Cinta aktif mengikuti berbagai kegiatan yang dapat membantunya dalam berproses. Ia pernah terpilih sebagai finalis Duta Bahasa Sumatera Utara 2024, mengikuti perlombaan pidato, storytelling, serta menulis berita. Selain itu, Cinta juga berhasil meraih peringkat kedua dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres).
Pada 1 Desember lalu, Cinta berangkat ke Prancis setelah meraih juara dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Studi Prancis se-Indonesia (IMASPI) yang bekerja sama dengan International Vaccine Institute (IVI). Selama dua minggu berada di Prancis, Cinta bersama peserta lainnya mengikuti pelatihan bahasa Prancis serta melakukan kunjungan ke beberapa daerah. Ia mengaku merasakan perbedaan budaya yang cukup signifikan, salah satunya kebiasaan masyarakat setempat yang lebih memilih berjalan kaki untuk beraktivitas sehari-hari.
Cinta menggambarkan perjalanannya selama di Prancis dengan satu kata, yakni extraordinary. Menurutnya, setiap pengalaman dan tempat yang dikunjungi memiliki keindahan tersendiri yang meninggalkan kesan mendalam. Seluruh persiapan keberangkatan dilakukan Cinta secara mandiri.
Di balik berbagai pencapaiannya, Cinta mengaku sempat mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan waktu antara perkuliahan dan aktivitas lain, seperti Duta Bahasa, keikutsertaannya dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta berbagai perlombaan. Dari pengalaman tersebut, ia belajar untuk menyusun skala prioritas dan mengatur jadwal kegiatan secara lebih terstruktur.
“Mungkin orang lihat enaknya aja ya. ‘Ni Kak Cinta menang lomba terus, IPK-nya bagus’ dan segala macamnya. Namun di balik itu semua ada banyak banget struggle yang enggak orang lain lihat,” ungkapnya.
Cinta juga mengaku mendapatkan banyak motivasi dari berbagai pihak selama dia mendalami bahasa Prancis. Salah satu sosok yang menginspirasi perjalanan hidupnya adalah Shirin Al Athrus, yang dikenal sebagai selebgram sekaligus model berhijab.
Sementara itu, dorongan terbesar Cinta untuk terus belajar datang dari niat dalam diri sendiri, target yang ingin dicapai, serta motivasi dari dosen dan teman-temannya yang telah berangkat dan menetap di Prancis.
Cinta juga membagikan trik jitu dalam mempelajari bahasa asing. Menurutnya, kunci utama terletak pada proses dan konsistensi waktu. Ia menyarankan untuk berlatih setiap hari, mendengarkan musik berbahasa asing yang sedang dipelajari, serta aktif mengikuti lomba-lomba bahasa dari berbagai universitas guna menambah kemampuan dan memahami aksen penutur asli.
Sebagai pesan bagi mahasiswa Indonesia yang ingin belajar ke luar negeri, Cinta menekankan pentingnya penguasaan bahasa negara tujuan.
“Siapkan diri kalian, jangan overthinking dan enjoy saja. Harus belajar bahasa negaranya. Misalnya kalau ke Prancis, harus mengerti bahasanya karena orang lokal jarang menggunakan bahasa Inggris,” pesannya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa jurusan bahasa yang merasa salah memilih jurusan agar tidak mudah menyerah.
Menurutnya, setiap pilihan sudah melalui pertimbangan, sehingga yang terpenting adalah menjalani dengan sungguh-sungguh dan terus berprestasi agar tidak menyesal di kemudian hari.
