Mengusung Tema “GeoHorizon”, Geosfair X Jadi Wadah Pengembangan Generasi Muda di Bidang Geografi
Penulis: Nana & Jhessie
Medan, Persma Kreatif — Ikatan Mahasiswa Geografi Komisariat Unimed (IMAHAGI) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Geosfair X sebagai wadah pengembangan intelektual, kreativitas, dan wawasan generasi muda di bidang geografi, di Pelataran Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, pada Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SMA se-Sumatera Utara serta mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.
Geosfair merupakan salah satu program tahunan mahasiswa Geografi yang bertujuan meningkatkan kualitas pengetahuan peserta, khususnya dalam bidang geografi dan karya ilmiah. Melalui kegiatan ini, panitia ingin mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, kompetitif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial di tengah perkembangan zaman.
Tahun ini, Geosfair mengusung tema “GeoHorizon: Menyongsong Masa Depan bersama Generasi Emas.” Tema tersebut menggambarkan harapan agar generasi muda mampu menjadi pribadi yang visioner dan berwawasan luas dalam menghadapi tantangan masa depan. Selain itu, tema ini juga menekankan pentingnya ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bekal menuju Indonesia Emas.
Ketua panitia, Trinita Aulia Putri, menyampaikan bahwa Geosfair tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang belajar dan bertukar pengalaman bagi para peserta dari berbagai daerah.
“Melalui Geosfair, kami berharap peserta dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kreativitas, dan memperluas relasi akademik,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Geosfair X terdiri atas beberapa cabang perlombaan, yaitu Olimpiade Geografi bagi siswa-siswi SMA se-Sumatera Utara, Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk mahasiswa universitas di seluruh Indonesia, serta Lomba Poster yang menjadi cabang perlombaan baru pada tahun ini. Kehadiran lomba poster menjadi inovasi baru yang memberikan ruang bagi peserta untuk menuangkan ide dan gagasan kreatif melalui media visual yang komunikatif dan edukatif.
Panitia memperkirakan antusiasme peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peserta dan tamu yang hadir berasal dari berbagai sekolah dan universitas, baik dari Sumatera Utara maupun luar daerah. Dengan cakupan peserta yang luas, Geosfair menjadi sarana bagi generasi muda untuk saling bertukar wawasan, pengalaman, dan ide-ide inovatif.
Melalui pelaksanaan Geosfair X, panitia berharap kegiatan ini dapat terus berkembang menjadi ajang akademik dan kreativitas yang lebih besar pada masa mendatang. Selain menjadi wadah kompetisi, Geosfair juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
