Share

Mahasiswa Unimed Raih Juara III LKTI Kota Medan 2025, Angkat Inovasi Digitalisasi Budaya Lokal

Medan, Persma Kreatif — Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah ilmiah yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) di Gedung PKK Serbaguna Kota Medan pada Kamis, (06/11/2025).

Tim mahasiswa Unimed berhasil meraih juara III dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), mereka terdiri dari Maya Sari Rambe dan Berda Nellyaratri Br Ginting dari Program Studi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), serta Ribka Intan Marini Sitorus dari Program Studi Pendidikan Bisnis, Fakultas Ekonomi (FE). Ketiganya dibimbing oleh Mhd. Ricky Ardiansyah Putra, M.Sos.

Melalui karya berjudul “Penguatan Ekonomi Kreatif melalui Website Digitalisasi Kearifan Lokal Sanggar Gordang Sambilan Muara Pardomuan Medan Tembung,” tim ini mengusung gagasan inovatif tentang digitalisasi budaya lokal sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif masyarakat.

Karya tersebut menawarkan pengembangan website interaktif yang tidak hanya menampilkan sejarah dan dokumentasi kesenian Gordang Sambilan, tetapi juga menyediakan fitur e-commerce untuk produk budaya serta forum komunitas digital yang mempertemukan pegiat seni, akademisi, dan masyarakat umum.

Acara puncak LKTI digelar di Gedung PKK Serbaguna Kota Medan dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas, yang turut menyerahkan penghargaan kepada para pemenang. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi semangat mahasiswa yang terus mengembangkan riset dan inovasi untuk kemajuan daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa budaya tidak akan punah bila disentuh dengan inovasi. Melalui teknologi, kesenian tradisional bisa dikenal luas dan kembali hidup di tengah generasi muda,” ujar Maya Sari Rambe.

Dosen Pembimbing, Mhd. Ricky Ardiansyah Putra, M.Sos., juga menyampaikan rasa bangganya atas capaian mahasiswa bimbingannya.

“Karya ini lahir dari kolaborasi lintas disiplin. Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengintegrasikan budaya dan teknologi,” tuturnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unimed tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang bernilai sosial dan budaya.
Melalui ide digitalisasi kearifan lokal, mahasiswa Unimed membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan kemajuan teknologi, serta menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam memperkuat identitas bangsa di era digital.

You may also like