Gelar Seleksi Debat Bahasa Inggris, Unimed Akan Kirim Perwakilan Mahasiswa Ikuti LTPPN
Medan, Persma Kreatif — Tiga orang mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil menjadi juara dalam seleksi debat bahasa Inggris di Unimed. Nantinya, pemenang ini akan menjadi perwakilan dari Unimed dalam ajang Lomba Tahunan Pusat Prestasi Nasional (LTPPN). Kegiatan seleksi debat bahasa Inggris ini dilaksanakan di Ruang Sidang B Lantai III, Gedung Rektorat Unimed pada Kamis, (28/03/2024).
Tiga mahasiswa yang terpilih untuk mewakili Unimed ini adalah Dian Theresia Lontolawa dan Wa Fiesta Nayra Eifel Palari, keduanya berasal dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris stambuk 2020, juga Dimas Dwi Fadli dari program studi Pendidikan Teknik Mesin stambuk 2023. Adapun Dian dan Nayra sebagai perwakilan Debater (pendebat) dan Dimas sebagai perwakilan Adjudicator (juri institusi). Berdasarkan penjelasan mereka, sebelum mengikuti proses seleksi internal, mereka terlebih dahulu mengikuti seleksi dari fakultas masing-masing yang diadakan di bulan Februari lalu.
Mosi yang diangkat dalam seleksi debat ini adalah percintaan, sport, dan pendidikan. Mengenai topik pendidikan, Nayra menyebutkan bahwa pemerintah harus membangun investasi bagi rakyat yang kurang dalam mengakses pendidikan yang baik.
“Sebagai pemerintah kita harus membangun investasi untuk membangun infrastruktur di desa atau memberikan beasiswa kepada rakyat pedesaan untuk bisa belajar di kota,” ujar Nayra.
Ketiga dari mereka mengatakan bahwa keberhasilan mereka dalam seleksi ini adalah hasil dari latihan dan kegiatan membaca yang bisa menambah wawasan mengenai mosi-mosi yang akan diperdebatkan. Kemudian, dalam debat mereka juga harus memiliki kemampuan critical thinking dalam berpendapat. Dian mengatakan bahwa keberanian untuk mencoba hal baru juga termasuk bagian dari keberhasilan mereka.
“Sebagai mahasiswa kita harus berani mencoba segala sesuatu, intinya semangat aja dulu, punya motivasi dulu guna mengasah kemampuan dan juga menambah pengalaman,” jelas Dian.
Kegiatan debat ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan peduli terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan bermasyarakat. Untuk mahasiswa kegiatan ini berguna sebagai ajang pengembangan bakat serta menambah pengalaman mahasiswa dalam bidang pendidikan.
Kru: Rahma
Editor: Chairunnisa
