Kuliah, Organisasi, Kerja Part Time: Gimana Cara Bagi Waktu Biar Gak Gila?
Medan, Persma Kreatif – Keseharian menjadi seorang mahasiswa tidak hanya pergi dan pulang kampus saja. Mengasah soft skill sampai hard skill juga banyak dilakukan untuk mempersiapkan diri menempuh masa setelah kuliah.
Menjadi seorang mahasiswa, ada banyak pertimbangan yang harus dipersiapkan untuk memaksimalkan kemampuan, tidak hanya akademik, tapi juga dari non-akademik.
Padatnya aktivitas sebagai mahasiswa, banyak yang tetap memilih untuk aktif di luar perkuliahan. Ada yang bergabung dengan berbagai organisasi, ada pula yang menjalani pekerjaan sambilan demi menambah pengalaman dan penghasilan.
Inayah, merupakan seorang mahasiswa yang saat ini aktif di tiga organisasi kampus sekaligus. Ia mengaku, menjalani kuliah sambil berorganisasi memang penuh tantangan, terutama soal membagi waktu. Jadwal yang sering bertabrakan membuatnya harus pintar mengatur prioritas.
“Kalau bentrok pasti ada. Tapi kalau bentroknya sama tugas, aku biasanya bawa laptop kalau mau ikut organisasi. Jadi bisa sambil ngerjain tugas kuliah juga. Kalau bentroknya sama acara, ya harus bagi waktu. Mana yang ke sini duluan, mana yang ke sana duluan,” ujar Inayah.
Sementara itu, Nazwa juga menjalani rutinitas yang tak kalah padat. Ia memilih bekerja secara daring sambil tetap kuliah.
Baginya, pekerjaan online membuat jadwal lebih fleksibel meskipun tetap harus pintar mengatur waktu.
“Saya kerja online, kalau kerja di real life kayaknya belum bisa. Biasanya sebelum kuliah saya sempatkan kerja sebentar, lalu setelah pulang kuliah lanjut kerja lagi sampai jam sembilan malam. Setelah itu baru istirahat,” ujar Nazwa.
Meski pekerjaannya tidak terlalu berat, Nazwa mengakui tetap ada tantangan saat tugas kuliah menumpuk. Ia juga memanfaatkan waktu luang di kampus untuk mencicil tugas, terutama saat dosen berhalangan hadir.
Jadi, kuliah dengan mengikuti organisasi dan part time bukan merupakan halangan bagi mahasiswa yang dapat mengatur waktunya dengan baik dan menentukan skala prioritas, serta memiliki strategi yang cerdas.
