31.6 C
New York

SEMNAS PBSI IV: Menjawab Tantangan Pendidikan Pada Era Pandemi

Published:

Kamis, 29 Juli 2021- Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Medan, acara yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, dan sudah terlaksana sejak 4 tahun terakhir sebagai luaran mata kuliah Seminar Ilmiah, semester VII prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Seminar yang berlangsung pada hari ini merupakan kali kedua dilakukan secara daring.

Kondisi pembelajaran saat ini identik dengan penggunaan digital dan slogan Sekolah Cikal “Merdeka Belajar” yang dipinjam sebagai program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Selaras dengan hal tersebut, tema yang diangkat pada Seminar Nasional PBSI IV berbunyi “Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Digital
Guna Mendukung Implementasi Merdeka Belajar”. Terdapat 3 pemateri dalam Seminar Nasional PBSI kali ini, Pemateri I Dr. Abdurahman Adisaputera, M.Hum., (Dekan FBS Unimed), Pemateri II Prof. Dr. Andayani, M.Pd. (Guru Besar Universitas Negeri Sebelas Maret), dan Pemateri III Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd. (Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta).

Acara ini di buka dengan kata sambutan dari Perawara yaitu Sakila Lubis dan Rizky Wardhana dengan pakaian khas salah satu etnis Sumatera Utara, Melayu. Dimas Dwi Prayuda selaku Ketua Panitia Seminar Nasional PBSI IV, menyatakan bahwa “Kegaiatan Seminar Nasional ini disusun dan dipersiapkan oleh mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia satmbuk 2018 sebagai Panitia, beserta dosen pengampu mata kuliah yaitu Fitriani Lubis, S.Pd., M.Pd., Trisnawati Hutagalung, S.Pd., M.Pd., Achmad Yuhdi, S.Pd., M.Pd., Emasta Simanjuntak, S.Pd., M.Pd., dan Frinawaty Lestarina Barus, S.Pd., M.Pd. Seminar Nasional yang dilaksanakan pada hari ini adalah yang ke-4 kalinya.” Fitriani Lubis, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sekaligus dosen pengampu mata kuliah Seminar Ilmiah, dalam kata sambutannya mengatakan bahwa acara Seminar Nasional PBSI ini merupakan luaran dari mata kuliah seminar ilmiah dan beliau mengucapkan terima kasih kepada panitia yang merupakan mahasiswa PBSI stambuk 2018 yang telah berhasil menyukseskan acara ini, walaupun terdapat halangan situasi dan kondisi saat ini yaitu Pandemi Covid-19, dan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang sedang digalakkan pemerintah, khususnya Sumatera Utara.” Begitu pula Dr. Syamsul Arif, M.Pd., selaku Ketua jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan dosen pengampu mata kuliah Seminar Ilmiah, yang telah mempersiapkan acara dengan sebaik-baiknya.”

Dr. Abdurahman Adisaputera, M.Hum., selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Unimed sekaligus pemateri pertama, mengapresiasi panitia yang telah mempersiapkan acara Seminar Nasional PBSI IV. Dalam penyampaian materi, beliau menyatakan bahwa lingkungan mencerminkan perilaku masyarakat saat ini, terdapat hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan sekitar, begitu pula pada era disrupsi digital yang berkaitan dengan Pandemi Covid-19, kegiatan tatap muka dialihkan secara daring, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Dalam materi kedua, yang disampaikan oleh Prof. Dr. Andayani, beliau memaparkan fenomena pembelajaran daring, pembelajaran daring terdapat kelebihan dan kelemahannya, kelebihan dari pembelajaran daring diantaranya Mandiri dan praktis, menuntut keterlibatan orang tua, dan berbagi perangkat dalam keluarga. Sedangkan kelemahan pembelajaran daring diantaranya ketiduran saat kelas daring, melakukan pekerjaan lain saat daring, dan berburu sinyal internet, misalnya fakta yang dihadapi langsung oleh pemateri, bahwa terdapat calon mahasiswa S3 yang hendak melakukan wawancara mengalami kesulitan sinyal, lalu pergi ke sungai untuk mendapatkan sinyal yang stabil. Selain itu, dalam materi ketiga yang disampaikan oleh Prof. Dr. Sugiyono, menyajikan materi perihal metodologi penelitian khususnya dalam bidang pendidikan. Metodologi penelitian harus dipahami oleh mahasiswa baik jenjang S1, S2 maupun S3. Pemateri ketiga ini menyampaikan bahwa dalam penelitian seharusnya mengembangkan potensi dibandingkan mencari permasalahan.

Acara berlangsung dengan lancar, dan ketua panitia berharap acara ini dapat memberikan manfaat bagi tenaga pendidik dan peserta didik dalam menjawab tantangan Pembelajaran di tengah Pandemi Covid-19 ini.

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles