15.3 C
New York

Program Kampus Mengajar : Mengajar dengan berfokus Pada Peningkatan Literasi dan Numerasi

Published:

Ribuan mahasiswa yang telah lulus menjadi peserta program Kampus Mengajar Angkatan 2 saat ini sedang mengabdikan diri untuk membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) terhitung sejak 2 Agustus 2021 yang lalu. Sebelum terjun ke sekolah, para mahasiswa diberikan pembekalan terlebih dahulu terkait pembelajaran literasi dan numerasi.

Seperti diketahui, Program kampus mengajar merupakan salah satu program dari kampus Merdeka Kemendikbud, yang mengajak mahasiswa untuk mengajar di sekolah-sekolah dasar terutama daerah 3 T (terdepan,terluar,tertinggal) atau sekolah-sekolah yang memiliki akreditasi minimal akreditasi C Melalui program ini juga tentunya mahasiswa akan mendapatkan banyak pengalaman ketika terjun langsung kelapangan untuk mengajar.

Pengalaman inilah yang menjadi motivasi Yolanda Rara Novandes, mahasiswi Jurusan Sastra dan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Medan untuk mengikuti Program Kampus Mengajar di sela-sela kuliahnya
“Awal mulanya karna kuliah daring dan kebetulan semester 7 ini hanya 6 sks. Jadi daripada di rumah aja tidak banyak kegiatan maka saya ikut kampus mengajar, sekalian cari pengalaman sekaligus mengimplementasikan ilmu yng di dapat selama kuliah” Ungkap Yolanda,Selasa (09 September 2021)

Yolanda mendapatkan kelompok yang terdiri dari dirinya sendiri, Laili Suryani (Fisika), Rada Sofia Manurung (Pend Administrasi Perkantoran), Yosefa Ananda Elizabeth Sidabutar (Pend.Bahasa Jerman), Arief Hidayat Nasution (Ilmu Hukum), dan Miftahul Isnaini (Pend.Bahasa Inggris). Yolanda dan kelompoknya ditempatkan di SD Negeri 101819 Pancur Batu,Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara di dampingi Pembimbing Lapangan mereka Bapak Junifer Siregar, S.Pd., M.Pd.

Yolanda mengatakan pada saat pertama kali mereka tiba di sekolah,kondisi sekolahnya tampak bagus sarana dan prasarananya cukup lengkap dan sekolah juga masih dekat dengan kota. Meski begitu,ada juga beberapa kendala yang ditemui di sekolah seperti kurangnya tenaga pendidik untuk pelajaran bahasa Inggris serta masih terbatasnya buku di perpustakaan mereka,ditambah lagi Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi terbatas sehingga membuat pengetahuan anak terlalu rendah akibatnya masih banyaknya siswa/i yng belum mampu membaca dan berhitung, bahkan ada beberapa siswa yang masih buta huruf dan angka.

Untuk itu Yolanda beserta kelompoknya merancang beberapa program yang akan membantu para guru dan siswa dalam proses belajar mengajar seperti menghias Sekolah dengan membuat sebuah karya, Membuat kerajinanan sederhana sekaligus berkolaborasi dengan staff dewan guru, memfasilitasi buku yang lebih bagus,membuat Mading Sekolah,Membuat pelatihan di setiap kelas, Restorasi green house serta membuat media pembelajaran.

Yolanda berharap dengan berjalannya program ini akan dapat membantu meningkatkan pemerataan kualitas Pendidikan Dasar pada masa pandemi COVID-19. Serta tidak adanya lagi siswa/i yng belum bisa membaca, buta huruf dan angka.

kru : Lidya

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles