13.1 C
New York

Pembekalan Mahasiswa KKN Fakultas Bahasa dan Seni, Mahasiswa Diharapkan Memberi Kontribusi Positif untuk Masyarakat

Published:

Senin, 19 Juli 2021 – Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan melakukan pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk stambuk 2018. Acara pembekalan tersebut dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan FBS, Ketua LPPM, Kepala Jurusan, Ketua program studi, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), jajaran fungsionaris, dan mahasiswa yang akan diberangkatkan.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Dr. Abdurrahman Adisaputera, M.Hum. memandang bahwa KKN yang dilaksanakan pada 22 Juli 2021 ini harus mengedepankan kecerdasan dan rencana-rencana kontekstual, “Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi pandemi yang sampai saat ini belum selesai menyerang kita. Walaupun demikian, segala aktivitas mudah-mudahan dapat kita lakukan dari pelbagai cara dan strategi. Pada tahun ini kita tetap melaksanakan KKN karena memang sudah program kita, adalah kewajiban bagi mahasiswa sebagai syarat menunaikan kegiatan akademiknya. Walaupun prosedur maupun pelaksanaan KKN harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini (pandemi Covid-19).”

Beliau juga menjelaskan betapa pentingnya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam melangsungkan KKN, “Integrasi KKN pada PTN mengharuskan adanya sinergi dan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Tentu kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa menjadi program yang nantinya dilaksanakan. Tidak hanya dalam pendidikan maupun penelitian, tetapi juga pengabdian pada masyarakat. Salah satu indikator PTN dan sebagai pencapaian kriteria badan akreditasi nasional bahwa kampus merdeka itu mengharuskan kolaborasi dosen dan mahasiswa. Program KKN itu memberikan kontribusi terhadap pengembangan wilayah. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Nah, tentu masih banyak kegiatan yang terbatas (Covid-19). Ada beberapa aspek yang mungkin tidak bisa kita implementasikan, mungkin anak-anak nanti dapat memberikan rencana alternatifnya”.

Seperti yang dilansir pada pembekalan KKN, bentuk KKN diantaranya yaknj mengubah mindset ketahanan konsep spiritual masyarakat, penanganan Covid-19, membangun kesadaran peningkatan ketahanan tubuh terhadap apotik, menemukan dan memberdayakan potensi ekonomi andalan desa, melakukan program sesuai prinsip KI Hajar Dewantara, inovasi kualitas pembelajaran desa berbasis kontekstual dan teknologi, peningkatan kemampuan leadership bagi perangkat desa, dan program peningkatan hidup kesehatan.

Tema KKN 2021 yang diusung ialah “Revitalisasi Desa di Era New Normal Menuju Indonesia Emas 2045”. Sementara sub tema yang diinisiasi diantaranya yaitu mengembangkan kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap mahasiswa berdasarkan ilmu bidang, mewujudkan desa binaan berdasarkan potensi yang dimiliki melalui kemitraan antara Unimed dan pemerintah daerah, program kemanusiaan berupa aktivitas edukasi kesehatan dan bakti sosial kepada masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan inovasi pembelajaran berbasis teknologi untuk mengedukasi anak sekolah SD, SMP, SMA dan sederajat selama penerapan belajar mandiri di rumah.

Mahasiswa yang mengikuti KKN berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku yakni mahasiswa merupakan angkatan 2018, telah memenuhi persyaratan diantaranya SPP, telah lulus 75 sks, IPK minimal 2,00, sehat rohani dan jasmani, mencantumkan mata kuliah KKN pada KRS semester 7, melengkapi berkas terkait dengan
kan bahwa mahasiswa FBS melangsungkan KKN berbagai tempat, “Mahasiswa kita melakukan KKN di 7 Provinsi, 44 Kabupaten, 182 kecamatan dan 339 desa/kelurahan. 7 provinsi KKN diantaraya adalah Provinsi Sumatera Utara yakni sekitar 640 Mahasiswa, Provinsi Sumatera Selatan 1 mahasiswa, Provinsi Aceh 16 mahasiswa, Provinsi Kepulauan Riau 1 Mahasiswa, Provinsi Riau 6 mahasiswa, Provinsi Sumatera Barat 2 mahasiswa, dan Provinsi Jawa Barat 2 mahasiswa.”

WD I FBS lebih jauh menyampaikan pesannya kepada mahasiswa agar senantiasa menjaga kesehatan dan nama baik kampus, “KKN perlu diadakan karena sebagai agen perubahan dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta mampu merealisasikan pembangunan desa di masa pandemi Covid-19 dan new normal berdasarkan bidang ilmu. Selain itu dengan program KKN diharapkan mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat baik dalam hal peningkatan kualitas kesejahteraan maupun tingkat pendidikan masyarakat. Kemudian diharapkan melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada masyarakat desa serta edukasi dan inovasi pembelajaran berbasi IT selama penerapan belajar mandiri di rumah. Semoga kalian tetao sehat, cerdas, dan tak lupa menjaga nama baik kampus tercinta.” Tutupnya.

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles