16.8 C
New York

Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dari Sampah Ampas Tebu Bersama Tim PKM-PM Universitas Negeri Medan

Published:

Pelatihan pengolahan ampas tebu menjadi hand sanitizer kepada masyarakat di Kelurahan Medan Denai oleh Tim PKM PM Universitas Negeri Medan dilaksanakan pada Kamis, 15/07/21. Adapun Tim PKM-PM (Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat) yang diketuai oleh Chandra Pratama (Pendidikan Otomotif) dan beranggotakan Josua Sidebang (Pendidikan otomotif), Adinda Yulfina Nasution (Pendidikan Luar Sekolah), Rizka Khairiyah Sihombing (Pendidikan Kimia) serta Rahima Syahrani (Pendidikan Guru Sekolah Dasar).

Chandra pratama selaku ketua tim menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh mahasiswa bersama masyarakat Kelurahan Medan Denai bertujuan dapat membantu mengatasi permasalahan mitra, sehingga kegiatan ini dapat diambil kebermanfaatannya secara jangka panjang. Selain itu, diharapkan setelah melaksankan kegiatan pelatihan ini masyarakat Kelurahan Medan Denai mampu meningkatkan keberdayaan masyarakat dapat membuka kelompok usaha rumah produksi pengolahan handsanitizer dari ampas tebu.

“Pelatihan pembuatan handsanitizer dari ampas tebu ini dilaksanakan sebagai kegaiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat guna membantu masyarakat Kelurahan Medan Denai untuk mengolah permasalahan sampah ampas tebu dan memberikan keterampilan serta pengetahuan baru bagi masyarakat di Kelurahan Denai” Ujar Safitri Januariansyah, S. Pd., M. Pd selaku dosen pendamping.

Kegiatan pelatihan diawali dengan mengenalkan proses serta tahapan pembuatan handsanitizer dari ampas tebu kepada masyarakat melalu virtual zoom meeting dan dilanjutkan dengan memperkenalkan alat destilasi kepada masyarakat. Pengolahan sampah ampas tebu untuk menghasilkan ethanol dilakukan melalui empat tahapan yaitu proses pretreatmen (ampas tebu dicacah untuk memudahkan pemisahan kandungan zat dalam ampas tebu saat proses hidrolisis), hidrolisis, fermentasi dan destilasi.

“Saya berterimakasih kepada mahasiswa Unimed, karena telah mau membantu kami dan mengajarkan kami untuk mengelola sampah ampas tebu, sehingga kami punya keterampilan baru dan dapat memproduksi sendiri handsantizer tanpa harus membeli” ungkap Dewi masyarakat mitra.

Tim PKM-PM berharap setelah program ini selesai dilaksanakan masyarakat Kelurahan denai dapat memproduksiserta mendistribusikan handsanitizer dari ampas tebu ini melalui unit usaha mikro untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Related articles

Recent articles