12.9 C
New York

“Musikus is Comeback” tetap Eksis di Masa Pandemi

Published:

“Musikus is Comeback” menjadi tajuk sarat makna dari acara yang digelar oleh HMJ Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni pada Jumat, 09/03/2021 pukul 15.00 WIB melalui live streaming Instagram. Acara yang mengangkat premis “menghidupkan kembali masa pandemi” ini substansinya adalah untuk memperingati hari musik nasional. Acara ini dibuka oleh Dr. Uyuni Widiastuti, S.Pd., M.Pd. selaku kepala Jurusan Sendratasik dan Dr. Panji Suroso, M.Si. selaku Kaprodi Pendidikan Musik.

Acara tersebut dimeriahkan oleh beragam penampilan. Seperti tari kreasi Batak Toba-Anakkon Hi, penampilan Sama Sisi band, musikalisasi puisi, Bujur Mbue Band, Routsoul Band, dan lain-lain. Basis virtual dikerahkan untuk menjadi media dari acara ini. Hal tersebut jelas dilatarbelakangi oleh merebaknya Covid-19.

“Musikus ini sudah lama tidak diadakan. Vakum sekitar dua tahun. HMJ sebelumnya juga tidak mengadakan musikus, jadi kami ingin membuat suatu gebrakan dan ingin mengembalikan suatu budaya di Sendratasik. Kami angkat lagi dan kami tunjukkan ke khalayak ramai. Dan ya, musikus telah kembali.” Ucap Andhika Syahputra, Ketua HMJ Sendratasik.

“Sebenarnya pandemi ini menjadi problem bagi banyak pihak. Termasuk kesenian. Semua kena pengaruhnya. Di kesenian kita tidak bisa bergerak, berekspresi secara bebas, kurang leluasa berkarya, dan memperkecil ruang kita. Jadi, di sini kami ingin membuktikan bahwa pandemi tidak membuat kami berdiam diri, tidak terus-terusan membuat kami tidak berkarya. Kami memanfaatkan apa yang ada dan berpikir secara kritis untuk mensiasati bagaimana caranya Musikus harus dilaksanakan. Walaupun teknis di lapangan agak berbeda, tapi menurut saya tidak masalah. Karena pada hakikatnya, kita harus tetap mempertahankan budaya yang ada, tetap berbuat, dan tetap berkarya.” Andhika juga menambahkan bahwa Musikus sendiri menjadi semacam budaya di Jurusan Sendratasik dalam memperingati hari musik nasional.

“Jadi mungkin dengan adanya acara ini, menjadi manifestasi bahwa inilah sumbangsih kami selaku orang yang berkecimpung di dunia musik, inilah yang dapat kami berikan di hari musik nasional ini. Mungkin untuk pada hari tari atau hari teater nasional akan kami gebrakan juga. Karena pada dasarnya Sendratasik ruang lingkupnya adalah tari, musik, dan pertunjukan. Jadi, bagaimana ketiga hal tersebut bisa kami kelola dengan maksimal adalah kewajiban serta tugas kami.” Tutup Andhika.

Related articles

Recent articles