15.3 C
New York

Lika-Liku Gundah, Bagai Anak Pertama Niesya Harahap

Published:


OnHype Agency
Bagi penikmat musik lokal Sumatera Utara, pasti sudah tidak asing lagi dengan grup musik Mataniari. Grup musik lokal Sumatera Utara yang telah melalang buana sampai ke negeri orang dengan membawa budaya lokal khas Sumatera Utara ini patut diberikan apresiasi yang sebesar-besarnya akan prestasinya. Selain berkarir sebagai suatu grup, para personel Mataniari juga punya cara masing-masing untuk mengekspresikan dirinya dengan musik.

Salah satunya adalah, Niesya Harahap, yang juga ikut mengharumkan nama bangsa dengan grup Mataniari, kini juga mulai dikenal namanya sebagai penyanyi solo yang memulai debutnya di tahun 2020 dengan single bertajuk Gundah. Fokus dengan karir solonya, Niesya kembali memproduksi lagu-lagunya di bulan berikutnya. Beberapa diantaranya adalah “Keraguan”, “Aku Melihat Indonesia”, dan “Hujan Bulan Juni”

Di antara banyak lagu yang sudah diciptakan dan dirilis oleh Niesya melalui laman Youtubenya, saat ditanya mengenai lagu mana yang paling memberi bekas pada dirinya, Niesya menjawab Gundah memiliki seberkas memori yang berharga untuknya.

“Memilih salah satu diantara lagu saya sebenarnya seperti diminta memilih, anak mana yang paling aku sayang. Agak susah menjawabnya. Tapi Gundah, sebagai single pertama, sih. Banyak cerita dan struggle di balik persiapan perilisannya,” jawab Niesya.
Niesya mengaku, karena itu pertama kalinya bagi dia untuk mengeluarkan dan memproduksi single digital, ia sedikit nervous dan lebih berhati-hati dalam mepersiapkannya.

“Banyak kebingungan tentunya, karena itu kan kali pertama aku dive in ke Music Bussiness. Sekitar setahunan, sih, mempersiapkannya,” jelas Niesya pada OnHype Agency (5/5).
Niesya menjelaskan bahwa pada awal persiapannya, setelah guide demo lagu tersebut sudah rampung, Niesya masih kebingungan menentukan aransemen yang ingin ia gunakan pada lagu tersebut.

“Lucunya, untuk lagu ini, Music Video-nya sudah selesai duluan,” gelak Niesya. Bertepatan dengan show nya dengan grup Mataniari di Belanda, Niesya memutuskan untuk merekam Video Musiknya di Negara tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh proses shooting video musik tersebut diambil oleh kedua orang tuanya, menggunakan kamera ponsel dan kamera seadanya. Setelah menyelesaikan video musiknya, barulah finalisasi lagu dilakukan.

Lagu Gundah sendiri menceritakan tentang kegundahan hati seorang wanita yang ditinggal pergi oleh kekasihnya tanpa kepastian. Karena gundah yang melanda, wanita ini pun mereka-reka keadaan yang ada dan membuatnya makin bimbang.
Untuk lagu “Gundah” sendiri sudah bisa dinikmati melalui laman Youtube pribadi Niesya, Niesya Official. Video musik untuk “Gundah” sendiri pertamakali diunggah pada 22 Februari 2020 dan telah ditayangkan sebanyak 126 ribu kali sejak pertama kali diunggah.

Related articles

Recent articles