27.5 C
New York

“KUYUP” Perjuangan Membahagiakan Anak Saat Pandemi

Published:

Setelah lima bulan film ini tayang, saya baru memberanikan diri untuk membahas film luar biasa ini. kenapa begitu? Tentu saja karena saya butuh riset mendalam mengenai film ini, bukan karena tuntutan dari atasan. Murni karena ilmu saya yang sedikit. Film ini bisa saya bilang sebagai film pendek terbaik di 2020.

Kuyup bercerita tentang seorang Anak (Arif Alfiansyah) yang meminta dibelikan handphone untuk sekolah online. Sayang sekali meskipun mereka tinggal di perumahan yang lumayan mewah tapi si Ayah ( Ananta Rispo) yang hanya tukang ojek offline tidak mampu untuk membelikan handphone (ya bisa jadi si ayah menang togel terus beli rumah). Si ayah pun yang terlalu dalam pikirannya sampai tidak memperhatikan lingkungan sekitar, terkena siraman air tetangga sehingga menjadi kuyup.

Dalam film pendek ini terlihat jelas perjuangan seroang Ayah dalam membahagiakan anaknya. Si Ayah memutar otak mencoba membuat handphone mengunakan daun kering. Meskipun tentu saja usaha itu sia-sia, tapi seseorang harus terus berusaha meskipun gagal terus-menerus. Tidak peduli walaupun nanti akan menjadi usaha yang sia-sia, tapi usaha yang dilakukan pantas untuk di apresiasi. Sungguh sangat bermakna dan pantas menjadi film terbaik.

Bukan hanya itu, film ini mengajarkan tentang makna saling membantu. Dimana Rigen yang merupakan teman sesama ojek. Mencoba membantu Rispo dengan mengambil handphone penumpang Rispo yang sengaja dijatuhkan, dan memberikannya kepada anaknya Rispo. Sungguh luar biasa perbuatan Rigen. Dia rela untuk menjadi kriminal hanya untuk membantu temannya yang kesulitan.

Tokoh film ini benar-benar mampu untuk mengekpresikan setiap adegan dengan luar biasa. Seperti adegan Rispo kehilangan motor, yang mana motor adalah jalan dia dalam mencari nafkah. Kesedihan dan kesesalan itu disampaikan dengan bernyanyi dengan lirik “motorku hilang, motorku hilang…” dan Moonwalk sekelas penari profesional. Bahkan sekelas film Sekelas Disney yang memiliki tema yang sama akan minder. Suara Elsa dan para putri Disney tidak ada apa-apanya dengan nyanyian Rispo.

Film ini menghadirkan komedi dengan plot twist yang absurd, yang tidak perlu dijelaskan kenapa bisa seperti itu, kita hanya perlu menikmati saja. Kita harus mengosongkan pikiran, dan tidak perlu memikirkan jalan cerita film ini. biarlah dia membawa kita masuk kedalam dunianya. Pesan-pesan yang dibawa oleh film ini benar-benar disembunyikan dengan baik oleh komedi-komedi yang ada, sehingga kita harus cermat dalam menonton film berdurasi dua belas menit ini. Akting yang memukau bahkan tidak kalah dengan film buatan jupiter dan saturnus. Cerita yang sangat matang bahkan film sekelas Gundala atau Dilan akan malu bila disandingkan dengan film ini.

Bagi penulis pribadi film ini pantas mendapatkan rating 100/10 dan pantas memenangkan Oskar planet Neptunus tahun 2077. Film ini bisa disaksikan gratis di akun youtube GJLS Channel.

Related articles

Recent articles