23 C
New York

Kuliah Umum: Strategi Indonesia Masuk Dalam Kategori Maju

Published:

Kuliah umum strategi Indonesia masuk dalam kategori maju yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi yang diadakan pada selasa, 23 Maret 2021 yang dimulai dari pukul 09:00 WIB hingga 12:00 WIB dihadiri oleh mahasiswa unimed terkhusus mahasiswa fakultas ekonomi yang kurang lebih mencapai 650 mahasiswa, selain mahasiswa, dosen fakultas ekonomi juga banyak menghadiri acara tersebut. Acara ini menghadirkan pemateri yang sangat terkenal yaitu bapak Faisal H. Basri, S.E., M.A. Selaku pengamat ekonomi dan Bapak Dr. Syech Suhaimi, S.E.,M.Si selaku Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara.

Acara dimulai dengan pembukaan dan kata sambutan dari Dekan fakultas ekonomi bapak Prof. Indra Mipita,beliau berharap dengan diadakannya kuliah Bersama ini bisa menambah pengetahuan kita bagaimana starategi Indonesia dalam menargetkan Indonesia menjadi negara maju.

Setelah dibuku secara resmi oleh Dekan fakultas ekonomi, maka pemateri pertama yaitu bapak Fisal H. Basri menyampaikan materinya, Indonesia dikategorikan negara maju lewat Kantor Perdagangan atau Office of the US Trade Representative (USTR) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Namun status negara maju sendiri menjadi tanda bahaya bagi negara Indonesia sendiri karena negara negara yang menyandang status negara berkembang mendapatkan keistimewaan bea masuk dan bantuan lainnya dalam aktivitas ekspor impor terutama dari negara Amerika Serikat.

Indonesia sendiri ditargetkan akan menempati posisi 5 pada di 2030 dan posisi 4 di 2050. Target tersebut dicapai setelah pada 2019 indonesia berada diposisi 7 dalam kategori GDP AT PPT RANG.Namun, Indonesia masih kurang baik dalam GNI Per Kapita, terbukti Indonesia peringkat 118 kategori GNI Per Capita Atlas Menthod(U$ dollar) dan posisi 109 kategori GNI Perkapita (International dollars). Indonesia sendiri disokong industry 4.0 untuk mencapai target menjadi negara maju, sebab industry 4.0 membuka kesempatan Indonesia bersaing dalam ilmu digital,hal ini perlu di perbaiki, sebab Indonesia terburuk dalam hal ilmu digital.Beliau mengatakan “Mari pemerintah, kampus, dan sekolah untuk lebih giat dalam mengembangkan ilmu digital sampai keperkampungan, supaya penduduk desa juga merasakan ilmu digital ini”.

Hal utama dalam target menjadi negara maju yaitu transformasi politik, yaitu Partisipasi politik, Supermasi hukum, Stabilitas Lembaga demokrasi , Integrasi polotik dan sosial. Hal tersebut akan menimbulkan demokrasi, Demokrasi sendiri akan menghasilkan kesempatan yang sama untuk menikmati apapun yang sudah terjadi didunia ini terutama ilmu digital.

Setelah selesai pemateri pertama maka masuk pemateri 2 yaitu bapak Dr. Syech Suhaimi, S.E.,M.Si dengan sub tema Analisis Ekonomi Sumatera Utara Berbasis Data, beliau menyampaikan 3 kategori utama yaitu pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang hampir 60% total Ekonomi SUMUT yang ditambah dengan sector industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor.

Pertumbuhan Ekonomi Sumut sendiri terkontraksi minus diangka -1.07, namun ditengah pandemi dan minusnya pertumbuhan ekonomi SUMUT, tapi masih terdapat beberapa daerah yang menambahkan pertumbuhan yang baik seperti, kota Medan, kota Pematang Piantar, Binjai, dan Deli Serdang. Beliau juga menyampaikan tentang inflasi dan kemiskinan di Sumatera Utara, ditengah pandemi terdapat penurunan dan kenaikan jumlah kemiskinan, Penurunan tertingga terdapat dikota Tanjung Balai menunjukan penurunan diangka 0,713 persen dan peningkatan Tertinggi terdapat dikabupaten Nias menunjukan penaikan diangka 0,660 persen. Sedangkan ketimpangan mengalami penaikan tertinggi berada diangka 0,044 poin yang berada di kota Padangsidempuan dan penurunan tertinggi terdapat di kabupaten Labuhan Batu Selatan yang turun berada di angka 0,056 poin. Beliau juga menyebutkan Tingkat Penganguran Terbuka (TPT) menurut jenis kelamin ditahun 2020 mengalami penaikan 1,55 untuk jenis kelamin Laki-Laki dan 1.48 untuk jenis kelamin Wanita. yang mana di tahun 2019 berada di angka 5,27% menjadi 6,82% untuk Laki-Laki dan 5,55% ditahun 2019 menjadi 7,03% ditahun 2020.

Acara terakhir penutup yang ditutup oleh wakil dekan  yaitu bapak Dr. Eko Wahyu Nugrahadi, M.Si, “Terima kasih kepada pemateri yang telah memberikan materinya dengan baik, semoga kita bisa berjumpa lagi dalam sesi kuliah bersama ini, dan saya ucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang dengan semangat dan penuh antusias mengikut acara webinar ini, semoga ilmunya bermanfaat bagi kita semua” ucap beliau di akhir acara.

Penulis: CKB Wahyu Pradika

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles