23.5 C
New York

Intip Wajah Baru Ketua Umum Teater LKK Unimed

Published:

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater LKK Unimed telah mengadakan Musyawarah Teater (Muter) ke-30 di gedung KNPI, Percut Sei Tuan pada 20 sampai 21 Agustus 2021. Hasil musyawarah tersebut menunjuk Aucintia, mahasiswa Sastra Indonesia, sebagai Ketua Umum baru periode 2021/2022 Teater LKK Unimed.

Aucintia melaporkan bahwa ada atmosfer yang berbeda saat ia resmi menjadi ketua umum Teater LKK Unimed pada putusan Musyawarah Teater, “180 derajat berubah. Maksudnya, dulu waktu masih koorbid tanggung jawabnya cuma pada satu bidang. Tapi sekarang karena sudah menjadi ketua, maka tanggung jawab lebih masif dan lebih banyak lagi. Tapi aku yakin bisa melewati semuanya.”

Aucintia juga menjelaskan mengenai pakem Teater LKK yang harus menghadirkan pementasan sebagai program kerja, “Kami diberi amanat. Jadi setiap BPH itu diamanatkan melakukan ini itu berdasarkan musyawarah. Salah satu yang terpenting dari LKK adalah menghadirkan suatu pementasan. Karena LKK basisnya adalah teater. Maka sebisa mungkin kita harus berdiri di atas panggung! Jadi, diusahakan pada pengurusan ini kami membawa anggota untuk ke atas panggung lagi dan lagi.”

“Dari awal kami diamanatkan untuk membawa anggota ke panggung. Jadi, kalau sudah berbicara tentang panggung, di panggung itu tidak hanya ada aktor saja, ada yang penata artistik, penanggung jawab lighting, properti, dan lain-lain. Itu orang-orang kita juga yang menyusun atau meraba sesuatu bakal dibuat bagaimana, kita juga yang latihan berlelah-lelah sampai akhirnya jadilah suatu pertunjukan. Jadi, semua pemrosesan itu adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kita.” Lanjutnya.

Sebagai bentuk sikap arif dalam menjalankan amanah, ia berpendapat hal yang penting adalah ketulusan dan solidaritas, “tulus aja dalam melakukan hal apapun, ikhlas aja, nanti kan niat baiknya itu jadi kok, yang paling penting sesuai yang dijalankan dari kita, oleh kita, untuk kita. Jadi timnya aja disolidkan. Kalau solid timnya, jadilah itu semua”

Aucintia berharap agar seluruh anggota mampu bersikap profesional dalam berorganisasi, “semoga tidak ada yang jadi pengkhianat di jiwanya masing-masing, termasuk malas-malasan adalah suatu pengkhianatan bagiku. Kalau kita tidak menjadikan rumah kita prioritas, itu merupakan bentuk pengkhianatan juga. Seperti yang sering dibilang oleh para senior, kuliah jangan jadi nomor dua, organisasi juga tidak boleh nomor dua, jadi dua-duanya harus nomor satu.” Tutupnya.

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles