13.1 C
New York

Dunia Memperingati Hari Donor Darah, Komandan UKM PMI: Setetes Darah Anda, Nyawa untuk Mereka

Published:

Senin, 14 Juni 2021 adalah Hari Donor Darah Sedunia. Peringatan hari donor darah sedunia ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2004. Ditetapkannya hari esensial ini berdasarkan kesepakatan sejumlah organisasi, yakni WHO, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Federasi Internasional Organisasi Donor Darah, dan Perhimpunan Internasional Transfusi Darah.

Deni Ashari, Komandan UKM Palang Merah Indonesia (PMI) Universitas Negeri Medan mengatakan bahwa donor darah memiliki peranan yang sangat penting, “Jelas, donor darah sangat penting, terutama di masa pandemi ini. Tapi, sekarang hal tersebut semakin sedikit (orang yang donor) dikarenakan takut tertular berbagai penyakit.”

“Padahal, di masa sekarang juga sangat banyak orang yang membutuhkan bantuan donor darah. Baik itu orang yang baru melahirkan, orang yang beroperasi, dan lainnya. Dimasa pandemi ini permintaan donor darah semakin meningkat, namun jumlah stok darah semakin menurun, khususnya di Sumatera Utara ini” lanjutnya.

Ia melaporkan, bahwa ia sendiri sudah kerap sekali melakukan donor darah. Baik ke UTD maupun membantu sanak familinya, “Donor darah tidak sakit, sih. Rasa disuntik jarum biasa dengan donor darah beda memang. Kalau disuntik jarum biasa memang sakit, tapi kalau donor sakitnya cuma saat jarum dimasukkan saja. Bisa dibilang tidak sakit.” Ungkapnya. Lebih jauh, ia memberitahu bagaimana prosedur atau cara untuk kita melakukan donor darah, “Ada yang namanya donor darah sukarela ada juga yang namanya donor keluarga atau pengganti. Kalo donor darah sukarela untuk yang pertama donor kita harus mengisi formulir dulu. Syaratnya yaitu berat badan 45 kg untuk perempuan dan 50 kg untuk laki-laki, tidak sedang sakit, tidak sedang mengonsumsi obat-obatan, dan beberapa syarat lainnya. Untuk donor keluarga atau donor pengganti persyaratannya minta surat sampel darah dari rumah sakit, kemudian mendaftarkan ke UTD sebagai pasien yang membutuhkan donor darah, selebihnya sama.”

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) PMI berencana melakukan kegiatan donor darah pada bulan depan, “biasanya untuk donor darah kami buat pas Hari Ulang Tahun (HUT) UKM PMI. Kemungkinan bulan depan ada rencana kami untuk menginisiasi program mulia tersebut.” Deni Ashari juga mengungkapkan bahwa UKM PMI sering melakukan edukasi betapa pentingnya donor darah itu kepada anggota. Hal ini dilakukan guna untuk membangun kesadaran kolektif sebagai kader Palang Merah Indonesia.

“Yok donor darah. Setetes darah anda nyawa untuk mereka. Selain kita mendonorkan darah kita juga dapat membantu orang-orang yang sedang membutuhkan. Sebagai seorang mahasiswa sudah seharusnya kita membantu saudara kita. Selain itu juga, ini merupakan salah satu wujud pengaplikasian tri dharma perguruan tinggi,” pesannya. Ia juga berharap semoga masyarakat Sumatera Utara khususnya kota Medan lebih sadar akan pentingnya donor darah baik untuk diri sendiri atau masyarakat yang membutuhkan.

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles