Kembangkan Potensi Generasi Muda, SEMA Unimed Sukses Gelar USC 2026
Medan, Persma Kreatif — Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Negeri Medan (Unimed) sukses menyelenggarakan Unimed Science Competition (USC) di Auditorium Unimed, pada 21–22 September 2026.
Kegiatan tersebut terbuka bagi peserta dari tingkat SD, SMP, SMA/sederajat, hingga mahasiswa dan menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan di bidang sains dan inovasi.
Mengusung tema “Igniting Bright Minds, Shaping Future Innovation”, USC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah kemampuan, membangun keberanian, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Pelaksanaan USC menjadi salah satu bentuk kontribusi SEMA Unimed dalam bidang pendidikan. Ketua SEMA Unimed, Muhammad Ade Ikhsani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut lahir dari keinginan untuk menghadirkan ruang bagi generasi muda di luar lingkungan internal kampus.
“Kami ingin SEMA Unimed tidak hanya hadir sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang internal kampus, tetapi juga memberikan ruang dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Melalui USC, kami ingin menghadirkan wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk berkompetisi, mengasah kemampuan, sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda punya potensi besar dalam bidang sains dan inovasi,” ujar Ketua SEMA Unimed.
Ia juga menjelaskan bahwa kemampuan peserta tidak hanya terbentuk melalui pembelajaran di kelas. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi juga dapat melatih keberanian, kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, serta menerapkan nilai sportivitas.
Selain itu, USC tidak semata-mata berfokus pada kemenangan, tetapi proses yang dijalani peserta selama kompetisi menjadi bagian penting dari pengalaman belajar karena dapat membantu mereka menguji, melatih keberanian, serta mengembangkan kemampuan dalam menyelesaikan masalah.
Di sisi lain, USC juga membawa nilai-nilai berupa semangat belajar, sportivitas, keberanian mencoba, dan keyakinan bahwa ilmu dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Peserta diharapkan tidak hanya memperoleh hasil perlombaan, tetapi juga mendapat pengalaman yang akan menjadi bekal untuk terus berkembang.
Sementara itu, keterlibatan peserta dari berbagai jenjang pendidikan menjadi bagian dari konsep USC. Peserta dari tingkat SD hingga mahasiswa diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan sesuai dengan tingkat dan tantangan masing-masing. Cakupan tersebut menjadi upaya untuk memperkenalkan budaya kompetisi akademik sejak dini hingga perguruan tinggi.
Antusiasme peserta dari berbagai jenjang turut menunjukkan ketertarikan terhadap bidang sains. Hal tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan ruang yang dapat membantu generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan potensinya.
Dalam pelaksanaannya, USC menghadirkan sejumlah tantangan bagi panitia, mulai dari koordinasi, masalah teknis, fasilitas, hingga pengaturan jadwal. Ketua SEMA Unimed menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan membutuhkan komunikasi, pembagian tugas yang jelas, serta kontribusi antarpanitia untuk menyelesaikan berbagai kendala yang muncul.
Melalui USC, peserta diharapkan memperoleh pengalaman, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus belajar. Selain itu, SEMA Unimed berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak generasi muda sebagai wadah pengembangan potensi di bidang sains dan inovasi, baik di lingkungan Unimed maupun di luar kampus.
