Situs Unimed Diretas, SEMA Unimed Lakukan Audiensi ke UPT TIK
Medan, Persma Kreatif– Situs resmi Universitas Negeri Medan (Unimed) sempat mengalami gangguan setelah diretas oleh pihak tidak bertanggung jawab dan menampilkan konten judi online pada (16/02/2026).
Insiden tersebut menyebabkan mahasiswa tidak dapat mengakses sejumlah layanan akademik, termasuk portal utama dan Sistem Informasi Pembelajaran Daring (SIPDA).
Gangguan ini memicu kekhawatiran di kalangan mahasiswa, terutama terkait potensi kebocoran data pribadi dan keamanan sistem informasi kampus.
Menindaklanjuti hal tersebut, Senat Mahasiswa Universitas Negeri Medan (SEMA Unimed) melakukan audiensi dan peninjauan langsung ke Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) untuk memperoleh penjelasan resmi dari pihak kampus, (19/02/2026).
Berdasarkan keterangan yang disampaikan UPT TIK dalam pertemuan tersebut, tidak ditemukan indikasi kebocoran data pribadi mahasiswa. Pihak kampus juga menyatakan bahwa Data Center Unimed tidak terdampak, sehingga proses perkuliahan dan layanan administrasi tetap berjalan normal meskipun sempat terjadi gangguan pada tampilan laman utama.
UPT TIK menjelaskan bahwa langkah penanganan yang telah dilakukan meliputi pembersihan sistem, penelusuran celah keamanan, serta pemulihan layanan hingga situs dapat kembali diakses. Pimpinan universitas disebut mendukung upaya penguatan sistem keamanan sebagai langkah preventif ke depan, termasuk rencana pengembangan sistem manajemen konten (CMS) secara mandiri dan pembenahan infrastruktur digital.
Ketua SEMA Unimed, Muhammad Ade Ikhsani, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab representatif mahasiswa dalam memastikan kondisi sistem akademik tetap aman.
“Kami hadir untuk memastikan secara langsung bahwa proses pemulihan berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil koordinasi, tidak terdapat kebocoran data pribadi mahasiswa dan layanan akademik tetap berjalan normal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Data Center kampus berada dalam kondisi aman sehingga aktivitas perkuliahan dan layanan administrasi tidak mengalami gangguan.
“Kami mengimbau seluruh mahasiswa untuk tetap tenang, tidak terpancing spekulasi berlebihan, serta bijak dalam menyikapi informasi yang beredar,” tambahnya.
Kepala UPT TIK juga menyampaikan komitmen untuk meningkatkan sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami telah melakukan pembersihan sistem, penanganan teknis, serta pemulihan layanan sehingga situs dapat kembali digunakan secara normal. Sistem inti dan pusat data dalam kondisi aman,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihak UPT TIK menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sistem keamanan digital ke depan.
“Kami akan melakukan penguatan pengamanan sistem, penertiban terhadap laman yang sudah tidak aktif, serta pengembangan sistem yang lebih terintegrasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.”
SEMA Unimed mengimbau mahasiswa untuk tetap tenang dan tidak terpancing spekulasi yang belum terverifikasi. Peristirwa ini sebagai momentum evaluasi dan penguatan tata kelola aset digital kampus, guna menciptakan ruang akademik yang aman, transparan, dan bertanggung jawab.
