LPM Teropong UMSU Sukses Gelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjutan Nasional
Medan—Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sukses menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjutan Nasional (PJTLN). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 24–26 Januari 2026, bertempat di Kantor BKKBN Sumatera Utara.
Pelatihan tersebut mengusung tema “Jurnalisme Digital di Tengah Gelombang Cyber” yang dinilai relevan dengan kondisi jurnalisme saat ini. Tema ini dipilih untuk merespons perkembangan transformasi digital, meningkatnya ancaman siber, serta pentingnya literasi digital bagi jurnalis, khususnya jurnalis mahasiswa.
Ketua Panitia Pelaksana PJTLN LPM Teropong, Yuda Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi seluruh peserta. Ia juga berharap pelatihan ini dapat terus berkembang ke depannya dan diselenggarakan dengan lebih meriah.
“Ke depan, PJTLN ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi peserta dari berbagai daerah dan almamater,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan dua pemateri nasional yang berpengalaman di bidang jurnalistik. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari Mei Leandha, koresponden Tempo, yang membahas praktik jurnalisme digital serta tantangan etika di era siber dan pentingnya verifikasi informasi di tengah arus data yang masif.
Sementara itu, Agus Supratman, jurnalis CNN Indonesia, turut menjadi pemateri dengan fokus pada dinamika pemberitaan digital dan strategi produksi produk jurnalistik.
Yuda menambahkan, melalui tema yang diusung, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik jurnalisme digital yang aman dan bertanggung jawab. Hal ini dinilai penting agar jurnalis mahasiswa mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian pemaparan materi, diskusi, serta sesi tanya jawab bersama pemateri. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam setiap sesi diskusi.
Melalui pelatihan ini, LPM Teropong UMSU berharap dapat mencetak jurnalis mahasiswa yang kritis, adaptif, dan mampu menjaga integritas pers di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.
