Skripsi Selesai, Sampah Terlupa: Selebrasi Tanpa Refleksi
Medan, Persma Kreatif — Lulus skripsi adalah hal yang sangat dinantikan oleh setiap mahasiswa terlebih mahasiswa akhir. Namun, perayaan ini malah berujung fatal karena ketidakpedulian mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan.
Perayaan Seminar Proposal (sempro) dan Sidang Skripsi merupakan perayaan yang biasa dilakukan oleh mahasiswa akhir. Perayaan ini biasanya dihadiri oleh teman-teman mahasiswa dari berbagai penjuru.
Perayaan Sempro dan Sidang ini juga menjadi momentum untuk mahasiswa akhir berjumpa dengan teman-temannya dan saling memberikan hadiah. Dalam perayaan ini, biasanya ada tindakan membalas hadiah ke teman yang sebelumnya pernah memberikan hadiah juga.
Namun, tampaknya perayaan bahagia ini malah membuat mahasiswa seakan lupa dengan kebersihkan lingkungan. Contohnya di pelataran Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unimed terdapat banyak sekali sampah berserakan yang tidak dikutip kembali atau dibuang ke tong sampah oleh mahasiswa maupun teman-temannya.
Mahasiswa yang merayakan dan teman-temannya seakan acuh dengan kebersihan lingkungan. Mereka tampak lebih memedulikan mengambil foto selfie sebanyak mungkin untuk diposting di akun instagram untuk mengucapkan selamat kepada temannya tetapi malah membiarkan sampah berserakan di mana-mana.
Selebrasi seperti ini seharusnya tidak membuat mahasiswa lalai akan lingkungan sekitar. Sampah-sampah minuman dan makanan yang kita bawa adalah tanggung jawab kita untuk membersihkannya.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan perayaan yang dilakukan, sebagai seorang mahasiswa pasti ingin merayakan keberhasilan setelah melewati perjalanan perkuliahan selama 4 tahun lamanya.
Namun, akan lebih baik jika perayaan dilaksanakan dengan melihat kondisi sekitar dan tidak abai dengan lingkungan. Dan perlu diingat, sampah-sampah yang berserakan adalah tanggung jawab diri sendiri bukan petugas kebersihan.
Editor: Fira
