25.1 C
New York

Kegilaan Multiverse yang Brutal Namun Megah

Published:

I Love You in Every Universe, Marvel Cinematic Universe (MCU) kembali merilis salah satu film yang dinantikan para fans. Setelah sukses beberapa bulan lalu dengan film Spiderman : No Way Home, kini MCU menghadirkan Dr. Strange in The Multiverse of Madness.

Salah satu bagian dari sekuel film Dr. Strange pertama, pada film Dr. Strange in The Multiverse of Madness menyajikan angin segar kepada para fans mengenai teori-teori multiverse. Sebuah teori yang menyatakan jika dunia kita hidup beririsan secara pararel dengan dunia lainnya, atau biasa disebut antar universe.

Pada film ini menceritakan tentang Dr. Stephen Strange (Benedict Cumberbatch), salah satu penyihir agung di dunia MCU yang berkelana antar universe demi membereskan kekacauan yang terjadi di antar Multiverse bersama dengan America Chavez (Xochitl Gomez) . Konsep Multiverse sendiri pertama kali diperkenalkan di MCU pada film Avengers : End Game, dan diperjelas pada series Loki. Di film Dr. Strange in The Multiverse of Madness menyongsong alur dan tema yang cukup berbeda dibandingkan film-film MCU sebelumnya. Sam Raimi, sang director film ini mengatakan, jika film ini akan menjadi salah satu film MCU yang paling “gelap”.

Dan itu terbukti di film ini. Adegan tiap adegan di film ini banyak dibaluti dengan nuansa “gelap” dan horor. Apalagi ketika adegan bertarung di film, yang memperlihatkan beberapa scene brutal. Film ini memiliki alur yang mudah untuk diikuti dan dimengerti penonton, akan tetapi ada beberapa hal yang sangat disayangkan menurut penulis pada film ini.

Contohnya adalah, terdapat banyak cameo yang dimunculkan dan berpotensi di film ini, akan tetapi sayangnya karakter-karakter tersebut hanya dibuat “sekilas lewat” oleh sang director. Hal ini mungkin sedikit mengecewakan para fans, karena ekspetasi adanya kemunculan banyak karakter baru di MCU. Akan tetapi hal tersebut tidak menjadikan film ini buruk. Visual effects yang dimunculkan sepanjang film, benar-benar ciamik. Diiringi dengan sound effects luar biasa, yang benar-benar berhasil membangun suasana di film.

Alur dari cerita film ini juga luar biasa bagus. Romantisme, kekeluargaan, serta konflik di film ini benar-benar dapat menguras emosi para penonton. Tidak heran jika ada beberapa line yang menjadi favorit para penonton pada film ini, salah satunya yang sudah penulis sebutkan di awal tulisan. Diharapkan dengan diperkenalkannya konsep Multiverse pada film ini, dapat memberikan angin segar bagi kelanjutan cerita di MCU terkhusus dalam pengenalan banyaknya karakter baru di MCU.

Related articles

Recent articles