13.1 C
New York

Pementasan Tunggal “Antigone” di Gedung Tari Taman Budaya Medan

Published:

Medan, Persma Kreatif- UKM Teater LKK Unimed menggelar pementasan tunggal antigone di Gedung Tari Taman Budaya Sumatera Utara pada tanggal (27/06). Acara ini terdiri dua sesi yaitu sesi pertama pada pukul 16.00-18.00 dan sesi kedua pada pukul 19.00-20.30 WIB. Dihadiri oleh ketua umum UKM Teater LKK Unimed beserta para staffnya. Orang tua/keluarga dari pemain, alumni LKK, teman-teman dari UKM UKKMK, Persma Kreatif, SEMA (Senat Mahasiswa), teman-teman teater kampus dan komunitas teater di Medan, Kuast UNPAB, SKA UNUSU, Teater Dermaga Belawan, Medan Teater, Teater Iqra Medan, Teater Boengkar UNIKA, Sasepu, dan teman-teman dari anggota serta penonton yang memang pecinta pertunjukan teater lainnya.

Master Of Ceremony memberi informasi hal-hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan pada saat pementasan berlangsung. Sutradara yaitu Ahmad Munawir Lubis yang merupakan alumni Teater LKK UNIMED angkatan 20. Nama-nama aktor yaitu Audrey Egi, Hadomuan, Isty, Laura, Mina, Rama, Rina, Roberto, Shinta, Samuel, Ulfah.

Tujuan pementasan ini ditampilkan adalah untuk menunjukkan hasil dari proses belajar dan berlatih di Kelas Teater yang dimana kelas teater tersebut merupakan salah satu Program Pendidikan Seni yang ada di UKM Teater LKK UNIMED dan proses dari Kelas Teater ini lebih kurang enam bulan sehingga lahirlah pementasan berjudul “Antigone” ini.

“Harapannya tentu UKM Teater LKK UNIMED terus menghasilkan berbagai pertunjukan yang tentunya lebih keren dengan inovasi yang terus berkembang tentunya dan tidak meninggalkan esensi dari teater itu sendiri” ucap isty sebagai ketua UKM Teater LKK UNIMED.
Acara ini berjalan dengan lancar tidak terdapat kendala karena persiapan ini juga matang dalam beberapa bulan proses yang dilakukan.
Selama pertunjukan teater, penonton disuguhkan berbagai lakon dan alur cerita yang menghibur. Antigone ini menceritakan kisah antigone putri raja oidipus yang membela jenazah saudaranya Polynices yang berperang saudara dengan eteocles.

Setelah kematian ayahnya oidipus maka kerajaan dipimpin oleh creon pamannya. Karena membela jenazah saudaranya sendiri antigone mendapat hukuman karena menurut creon tak pantas jenazah pembangkak negeri dibela. Dan pada akhirnya setelah kematian antigone seluruh kejayaan thebes juga ikut hancur karna dikutuk dewa. Pertunjukan yang disiapkan selama kurang lebih dari dua bulan ini secara keseluruhan dikemas dengan baik, termasuk pada bagian akting, properti, pencahayaan, serta jalan cerita.

Related articles

Recent articles