asd
28.7 C
New York

Mengenal Sosok Ricardinho Pemain Futsal Terbaik Dunia yang bermain di Indonesia

Published:

Belakangan ini pecinta futsal semakin marak di Indonesia, terutama turnamen-turnamen besar yang semakin banyak di hadiri para pecinta futsal, hal ini tentunya di sebabkan oleh prestasi futsal Indonesia yang semakin bagus di kanca asia, namun beberapa dari pecinta futsal yang telah redup kini menjelma menjadi pecinta futsal kembali di karenakan salah satu tim futsal Indonesia yaitu pendekar united yang merupakan tim futsal yang didirikan dan dibesarkan oleh seorang youtber terkenal dari Indonesia yaitu Atta Halilintar berhasil mendatangkan peraih gelar 6 kali pemain futsal terbaik dunia, Ricardinho.

Peraih 6 kali pemain futsal terbaik dunia itu memiliki nama lengkap Ricardo Filipe da Silva Braga atau yang akrab di sapa Ricardinho ini lahir pada tanggal 3 September 1985 di Valbom, Portugal. Ricardinho memiliki segudang prestasi, tercatat pemain berjuluk magisto mendapatkan gelar UEFA Futsal Cup tiga kali tepatnya 2009–2010 bersama Benfica serta 2016–2017 dan 2017–2018 bersama Inter FS.

Ia memulai karier saat usianya 18 tahun. Baru satu tahun berkarier di Benfica, ia berhasil meraih double winner. Ketika itu menyabet gelar Liga Futsal Portugal dan Piala Futsal Portugal pada musim 2004-2005.Dari situ ia terus memperlihatkan kemampuannya di lapangan. Bersama Benfica ia kembali mempersembahkan gelar Liga Futsal Portugal. Adapun total sudah lima gelar yang ia torehkan di Benfica.Pada musim 2006-2007 merupakan musim terbaik pertama Saat itu, ia sukses jadi pemain terbaik dan top skor Liga Futsal Portugal. Kemudian pada 2010, ia pun berhasil terpilih menjadi pemain terbaik dunia. 5 gelar pemain terbaik dunia berikutnya yang berhasil ia dapatkan adalah ketika bermain di liga spanyol tepatnya pada tahun 2014-2018, Dia menjadi satu-satunya pemain futsal yang menerima pengharggaan itu lebih dari empat kali.

Tidak hanya gelar individu yang dapat di raihnya untuk membanggakan Portugal, pemai berusia 36 tahun ini juga berhasil menjuarai berbagai turnamen baik di Portugal, Spanyol, Jepang hingga prancis, bahkan ia berhasil membawa Portugal menjadi juara dunia futsal tahun 2021. Saat ini, Ricardinho memutuskan pensiun dari Timnas Futsal Portugal usai juara. Sekarang dia berkelana ke Indonesia. Dengan segudang prestasi yang berhasil di dapatkannya, hal ini menarik perhatian youtber Indonesia, Attta Halilintar untuk memboyongnya menjadi bagian dari tim futsal pendeka united.

Pemain asal Portugal itu mendapatkan durasi kontrak tiga bulan dengan opsi perpanjangan. Kabarnya, Atta Halilintar harus mengeluarkan uang sebesar Rp 3 miliar untuk membayar Ricardinho selama tiga bulan. Ricardinho akan menggunakan nomer punggung 24 di Pendekar United. Dia pun bakal memakai ban kapten. Sebelum bergabung, Ricardinho sempat mencari informasi tentang futsal Indonesia di media sosial. Dia kagum melihat antusiasme futsal di Tanah Air. “Indonesia adalah negara dengan antusiasme futsal yang begitu besar. Saya sering memantau media sosial dan kebanyakan penggemar saya berasal dari Indonesia,” ujar Ricardinho. “Saat mengumumkan bermain di Pendekar United, makin banyak komentar dan pesan positif yang masuk ke media sosial saya. Sebuah proyek dengan ambisi, di negara yang mencintai futsal dan saya pergi dengan keinginan besar untuk membantu klub dan tim mencapai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya! Ini dia Indonesia,” tegas pemain 36 tahun ini.

Ricardinho lalu meluapkan kekesalannya dengan bermain sepak bola di jalanan. Dia kemudian ditemukan pemandu bakat dan membujuknya untuk alih profesi menjadi pemain futsal. Ricardinho memutuskan menuruti ajakan itu dengan bermain futsal. Sejak saat itu kehidupannya berubah. Dia mengambil keputusan tepat karena pada akhirnya bisa mereguk kesuksesan. Aksi Ricardinho kerap membuat lawan kelabakan sehingga mendapat julukan O Magico atau Sang Penyihir. Padahal, Ricardinho tidak punya latar belakang futsal. Dia juga berasal dari keluarga yang kurang mampu dan pernah mengalami kejadian traumatis. Saat berusia 10 tahun, Ricardinho bersama keluarga tinggal di rumah neneknya. Lalu, terjadi kebakaran. Dia beserta kakak dan ibunya sampai harus menerobos jendela untuk menyelamatkan diri. Alhasil, sebagian besar harta keluarganya habis terbakar. Padahal, sejak awal dia sudah hidup dalam kemiskinan. Ini memaksa mereka pindah ke desa sebelah. Karena tidak punya uang, Ricardinho sampai harus meminjam sepatu futsal yang kemudian dipakai untuk pertama kali dalam hidupnya. Namun, semua itu tidak membuatnya patah arang. Kondisi serba kekurangan yang dialaminya saat itu membuat Ricardinho semakin termotivasi untuk berjuang dan mengubah nasibnya. Hasilnya, bisa terlihat.Menarik di tunggu apa yang bakal di berikan Ricardinho kepada pendekar united dan kepada Futsal Indonesia tentunya.

Related articles

Recent articles