asd
28.7 C
New York

Guru dan Kecerdasan Emosional

Published:

Lagu Hymne Guru yang sering kita dengungkan saat masih duduk di bangku sekolah menjadi tradisi yang kerap disandingkan dalam peringatan Hari Guru Nasional. Lagu tersebut berkaitan dengan pujian terhadap Guru yang senantiasa membimbing dan mengajarkan siswanya dengan tulus dan kasih sayang. Sikap seperti ini akan terus melekat dan abadi di setiap nurani seorang guru, bahkan hingga setelah puluhan tahun lamanya, tak banyak yang berubah dari sikap guru. Baktinya kepada negara seakan tak pernah lekang dimakan zaman.

Zakiah Dara Djat berpendapat bahwa tidak sembarang orang dapat Menjadi guru. Pada hakekatnya, seorang guru sangat dipercaya oleh orang tua peserta didik untuk memikul sebagian tanggung jawab pendidikan anaknya kepada guru. Di berbagai negara, guru sangat dihormati oleh masyarakat karena dapat mengajar dan mendidik generasi pelanjut negara itu.

Selain itu Michael G. Fullan, seorang ahli reformasi pendidikan menyatakan “bagi saya sebagai orang yang sedang belajar menjadi guru terasa begitu berat. Pernyataan tersebut seolah menyiratkan makna bahwa pekerjaan guru untuk selalu menjadi teladan dan mendidik para muridnya tidaklah mudah. Bukan hanya menyalurkan ilmunya saja, tugas dari guru termasuk juga membagikan berbagai pengalamannya yang berharga, menanamkan nilai-nilai budaya, moral, dan agama serta berperan sebagai motivator bagi para muridnya.

Guru, dengan keterampilan dan pengetahuan yang dimilikinya harus mampu berjuang membuat perubahan yang lebih baik. Perubahan tersebut haruslah perubahan yang semakin meninggikan derajad manusia. Menjadi guru sejatinya adalah pejuang. Pejuang dalam membela pendidikan. Oleh karena itu sangat banyak peran yang harus diemban oleh seorang guru. Peran yang begitu berat dipikul di pundak guru hendaknya tidak menjadikan calon guru mundur dari tugas mulia tersebut.

Nadiem Makarim menteri pendidikan saat ini sempat menyinggung mengenai profesi guru yang tidak lah mudah, karena seorang guru ditugaskan untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan Guru berjuang untuk membantu murid yang mengalami ketertinggalan, namun waktu guru habis untuk tugaas administrasi tanpa manfaat yang jelas. Sehingga seiring berkembangnya zaman sikap pesimis terhadap profesi guru semakin berkembang. Pesimis karena gajinya kecil. Pesimis karena guru sering berulah sehingga anak didik jadi sasaran kekerasaan. Pesimis karena guru terlalu banyak beri PR kepada anak muridnya. Dan mungkin masih banyak sikap pesimistis lainnya. Profesi yang mulia bukan karena masih diminati banyak orang, bukan karena gaji atau upahnya, Ia mulia karena kehebatannya dalam strategi, dedikasi yang tulus serta keluasan cara berpikir, hati, dan kehendaknya untuk tetap mengayomi anak didiknya hingga mampu berpikir, mampu merasakan, dan mampu kelak mewujdkan impian hidupnya.
Untuk meneguhkan kesuksesan Kinerja sebagai pendidik yang senantiasa mengayomi para pembelajar Dalam membangun sikap belajar siswa Moh Surya (2003: 290-292) menekankan perlunya seorang guru memiliki kepribadian eefektif Kepribadian efektif seorang guru adalah kepribadian berkualitas yang mampu berinteraksi dengan lingkungan pendidikan yang sebaik-baiknya agar kebutuhan dan tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif.

Penentu efektif tidaknya kepribadian seorang pendidik dalam berinteraksi adalah bagaimana kecerdasan emosi seorang guru mampu dikontrol untuk memahami sifat-sifat belajar peserta didik pula. Kemampuan seorang guru untuk mengelola emosi dalam Rangka menghadapi dan memberikan tindakan antisipasi maupun solusi terhadap problematika yang dihadapi dalam menjalankan profesi keguruan akan menumbuhkan prestasi belajar yang maksimal terhadap peserta didik

Guru, dengan tingkat kecerdasan emosional yang tinggi, akan mengetahui bagaimana kondisi emosi mereka sendiri dan bisa dengan baik membaca emosi orang lain (peserta didik) sehingga bisa menjadi lebih efektif dalam proses belajar mengajar. Hal ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional merupakan hal yang menentukan keberhasilan guru nantinya dalam menghadapi berbagai tugas dan pekerjaan dalam lingkungan peserta didik yang selalu berubah.

Oleh karenanya momen hari guru ini adalah momen dimana setiap insan pendidikan mengapresiasi kerja guru tersebut dan bagaimana ia mampu mengaktualisasikan pendidikan yang bermutu dengan cara memberinya penghormatan atas segala pengabdiannya dalam dunia pendidikan. Karena Hari Guru juga menjadi momen penting untuk mentadaburi lirik terakhir dari lagu pahlawan pendidikan (Hymne Guru) sebagai pahlawan tanpa tanda jasa bagi Bangsa dan Negara

Related articles

Recent articles