13.1 C
New York

BPSMI Gelar Peksimida Sumut 2022 di USU

Published:

Acara Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Daerah (Peksimida) digelar di Universitas Sumatera Utara (USU) untuk wilayah Sumatera Utara pada hari Senin, (22/08/22). Peksimida merupakan ajang perlombaan seni yang kali ini diikuti sebanyak 89 peserta dari 13 Universitas, baik Negeri maupun Swasta yang berada di Sumatera Utara dan mempertandingkan 15 tangkai perlombaan.

Peksimida sendiri merupakan kegiatan yang yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui organisasi Bada Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) guna memberikan wadah bagi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan praktis mahasiswa dalam menumbuhkan apresiasi terhadap seni, baik seni suara, pertunjukan, penulisan sastra dan seni rupa.

Nantinya, delegasi terbaik dari setiap tangkai perlombaan akan diberangkatkan ke Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2022 di Universitas Brawijaya, Malang pada Oktober Mendatang.

Dalam ajang perlombaan ini, 9 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil meraih juara di beberapa tangkai perlombaan, yaitu :
Muna Haddad Al Ansori Tanjung prodi Bahasa dan Sastra Indonesia (juara 1 penulisan cerpen putra), Ibnu Umar wira prodi Seni Pertunjukan (juara 2 baca puisi putra), Yusuf Fadilah prodi Seni Pertunjukan (juara 2 monolog), Kezia Caesaria br Ginting prodi Seni Musik (juara 1 fokal pop solo putri), Fajar Arwana Saragih prodi Seni Musik (juara 2 seriosa putra), Antonio Fernandes Sihotang prodi Seni Musik (juara 1 keroncong putra), Megawati lidya Simarmata prodi Seni Musik (juara 1 seriosa putri), Nirwana Ronah Marito Sihombing prodi Seni Musik (juara 1 keroncong putri), dan Zuhair Azka prodi Seni Pertunjukan (juara 3 baca puisi putri).

Dalam tangkai lomba cerpen putra, Muna Haddad Al Ansori Tanjung menyampaikan bahwa tema ditentukan oleh pihak panitia dan peserta tidak diberitahukan sebelum berada di ruangan. “Tema sendiri ditentukan sama panitia. Kemarin temanya Generasi Berkarakter Kebangsaan Melalui Seni dan Budaya. Nah, jadi peserta diberitahu temanya saat berada di dalam ruangan. Otomatis penulisan cerpennya berlangsung sekali duduk dalam waktu 3 Jam,” tuturnya.

“Untuk cerpenku sendiri temanya tentu menyesuaikan dengan tema dari juri. Namun, secara singkat dalam cerpen itu aku mengangkat realita kehidupan masyarakat pesisir, terutama anak-anak dan tingkat pendidikannya yang juga membawa unsur lokalitas budaya melayu.”

Lebih lanjut, Muna Haddad Al Anshori menyampaikan saat ini dia tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba Peksiminas dengan cara latihan menulis dan explore tema serta search and riset mengenai peksiminas tahun-tahun sebelumnya.

Terakhir, ia menyampaikan untuk mahasiswa yang lain agar semangat dan tetap selalu memanfaatkan kesempatan yang ada. “Intinya tetap belajar, memanfaatkan kesempatan, dan berusaha sebaik-baiknya di bidang-bidang masing-masing krena aku yakin di luar sana ada yang lebih bagus, disiplin, dan berprestasi daripada aku sendiri.” Tutupnya.

admin
adminhttp://persmakreatif.com
Hai, ini saya Admin Persma Kreatif. Apakah kamu punya Pertanyaan dan Saran? Biarkan saya tau!, Kirimkan ke Email kami perskreatiftim@gmail.com atau Melalui Intagram @Persmakreatif

Related articles

Recent articles