Mahasiswa KKN Unimed Hadirkan Mading Digital dan Pupuk Organik, Wujudkan Program yang Berkelanjutan
Samosir, Persma Kreatif — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan dua program pengabdian kepada masyarakat, yaitu pengembangan majalah dinding (mading) digital berbasis kode QR serta edukasi dan pembuatan pupuk organik bokashi bagi masyarakat dan kelompok tani. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Di bidang pendidikan, mahasiswa KKN Kelompok 2 mengembangkan mading fisik yang dilengkapi akses digital melalui kode QR di SD Negeri 33 Tanjung Bunga. Program tersebut bertujuan untuk mendukung pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran sekaligus memperluas akses siswa terhadap sumber belajar.
Kode QR pada mading dapat dipindai menggunakan telepon pintar, sehingga dapat diakses oleh siswa, guru, maupun pengunjung sekolah. Berbagai materi tersedia dalam mading digital tersebut, mulai dari materi pembelajaran, video edukasi, lembar kerja, hingga buku cerita untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa.
Mading digital tersebut akan diserahkan kepada pihak sekolah setelah program KKN berakhir agar dapat terus dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran. Kehadiran mading ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan literasi digital siswa.
Mahasiswa KKN Unimed Kelompok 2 juga melaksanakan program di bidang pertanian melalui edukasi dan praktik langsung pembuatan pupuk organik bokashi. Kegiatan tersebut dilaksanakan
bersama empat kelompok tani di Desa Tanjung Bunga, yaitu Kelompok Tani Marsada Kopi, Kelompok Tani Sejahtera, Kelompok Tani Melati, dan Kelompok Tani Palito.
Program tersebut bertujuan memperkenalkan pemanfaatan bahan organik sebagai pupuk melalui proses fermentasi bokashi. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk mendorong pemanfaatan limbah organik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk berbahan kimia dalam kegiatan pertanian.
Setelah praktik pembuatan pupuk selesai, proses fermentasi dipantau oleh kelompok tani secara berkala. Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses fermentasi berjalan dengan baik sekaligus memberikan kesempatan kepada petani agar memahami tahapan pembuatan pupuk secara mandiri. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh kelompok tani secara mandiri setelah program KKN berakhir.
Melalui program mading digital dan edukasi pupuk bokashi, mahasiswa KKN Unimed Kelompok 2 berharap program yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Program tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengembangan Desa Tanjung Bunga sebagai desa yang cerdas, mandiri, dan berkelanjutan.
